16DWisata Halal Maroko Portugal Spanyol >> 09D Wisata Halal Maroko Spanyol >> Umroh Plus Maroko Spanyol >>  Wisata Halal Eropa Barat >> Wisata Halal Eropa Timur >> Wisata Halal UK dan Benua Eropa >> Wisata Halal Rusia Scandinavia >> Wisata Halal Turki

BUTUH LIBURAN ???

Cobalah mengunjungi Maroko, Spanyol dan Portugal

Program Wisata Halal yang kami berikan bukan semata- mata jalan jalan tanpa makna namun harapannya akan mendapatkan pelajaran (ibrah)

ANDALUS Tak hanya keindahannya, lebih dari itu, Andalus pernah mengharumkan Eropa dengan pusat ilmu, budaya, dan seni yang dimilikinya.

Keunikan dan kemegahan arsitektur menjadi daya tarik tersendiri, Kota-kotanya terhampar indah bak bentangan mutiara.

selain keindahan arsitekturnya, pengenalan sejarah Maroko dan Spanyol sangat menarik karena selama 8 abad lamanya kekhalifahan islam berhasil mengubah daratan Eropa menjadi simbol kegemilangan peradaban dan kekuatan kaum muslimin.

Jejak kejayaan islam tak hanya meninggalkan bangunan-bangunan megah, namun mewariskan peradaban dan ilmu pengetahuan yang tak ternilai harganya, menjadi penguasa dunia yang mengantar Eropa untuk menemukan cahaya (pencerahan/renaisans) dan memupus abad-abad kegelapannya.

Andalus sudah dianggap sebagai surga firdaus di dunia, sampai semua tersentak ketika firdaus itu lenyap nyaris tak berbekas, al-firdaus al-mafqud.

Apa faktor yang menyebabkan Andalus runtuh?

Ikuti Rihlah peradaban …

Bersama Ustadz Asep Sobari Lc,

Ahli sejarah islam, Pendiri Sirah Community Indonesia, Pengurus MIUMI, peneliti INSISTS, Alumni UIM

Meretas Jejak Kebesaran Peradaban Islam di Maroko, Spanyol, Portugal selama 16 hari 16 kota mulai dari Marrakech, Casablanca, Rabat, Meknes, Fez, Tangier, Tarifa, Granada, Cordoba, Sevilla, Lisbon, Sintra, Toledo, Madrid dan Barcelona

Tanggal keberangkatan :

25 Desember 2018 dan 18 April 2019

 

dengan fasilitas terbaik yaitu executive lounge di bandara soeta dan fast track di imigrasi

Percayakan Liburan Akhir Tahun Anda bersama Kami HAYATUN TOUR.

 

 

HARGA DAN KETENTUAN :

 

Akomodasi Harga Paket per Peserta

 

 

Marrakech :  Hotel Adam Park or similar

Rabat :  Hotel Belere or similar

Fes :Royal Mirage or similar

Tangiers : Hotel Tangier or similar

Granada : Sercotel Gran Luna or similar

Cordoba  : AC Hotel Marriot hotel

Seville : Hotel Hilton Garden or similar

Lisbon :  Hotel Lutecia or similar

Porto : Eurostar Opporto or similar

Madrid : NH Principe Vergada or similar

Barcelona :  Ayre Grand Via or similar

 

IDR. 47.600.000
 

Perlengkapan, Airport Handling & Airport Tax, Asuransi Perjalanan, Technical Meeting

 

RP. 4,500,000

 

Biar Semakin yakin, berikut kami lampirkan Itinerary Perjalananya :

 

Hari ke 1, JAKARTA PERSIAPAN

Sekitar pukul 19:00 diharapkan Jamaah sudah berada di Terminal 2 E (Lantai Atas belakang AW) Bandara Soekarno-Hatta guna check-in Penerbangan ke Casablanca Via Doha dini hari nanti.

DAY 02 , DOHA – MARAKECH KEDATANGAN. (MOB /D)

QR 955, CGK-DOH, 00.40 – 05.25

QR 1395, DOH-RAK,  09.10 – 17.50

Berangkat dari Jakarta menuju Doha. Dilanjutkan terbang  dari Doha menuju Marakech. Tiba di Marakech Sore Hari. Kita akan dijemput untuk Makan Malam . Kemudian Chek In Hotel dan Istirahat.

DAY 03 , MARAKECH CITY TOUR – CASABLANCA – RABAT (B/L/D)

Selain Casablanca, Marakech yang dijuluki Red City juga merupakan tempat wisata unggulan di Maroko. Marrakech adalah mantan kota kekaisaran di Maroko. Terletak di bagian tengah negara di wilayah Marrakech – Tensift – Al Haouz. Kota ini didirikan pada abad 11 pada abad- abad berikutnya kota  ini mengalai perkembangan yang belum pernah terjadi sebelumnyabaik di bidang budaya, artistik dan booming ekonomi.

Bahaia Palace – Maroko

Wisatawan dapat mengunjungi banyak monumen di sini, yang merupakan bukti dari kekayaan seni Islam.  Di kota ini terdapat Bahia Palace, sebuah istana indah yang dahulu memiliki permaisuri bernama Bahia. Kita akan mengunjungi Bahia Palace.

Masjid Kuotobia – Maroko

Selain Bahia Place, di Kota ini terdapat Masjid Koutobia. Masjid ini terletak pas di samping kanan Djema el-Fna. Penamaan Koutoubia berawal dari saat sebelum dibangunnya masjid tersebut. Konon, bahwa lokasi yang saat ini menjadi lokasi masjid adalah tempat para penjual buku atau kuotoub (ejaan Perancis) yang menawarkan buku baru maupun bekas. Setelah berdiri dengan megah lengkap dengan taman dan ruang parkir yang luas, masjid kebanggaan warga Marrakech ini diberi nama Masjid Koutoubia. Jika datang malam hari, menara Masjid Koutoubia menjadi pemandangan yang sangat menarik karena warna-warni nyala lampunya, hingga orang sekitar menyebutnya sebagai menara Eiffelnya kota Marrakech. Masjid ini juga dikelilingi oleh taman yang luas dan indah. Menjelang maghrib tempat ini selalu dipadati oleh wisatawan dan warga setempat sambil menanti adzan maghrib dikumandangkan.

djeema el fna square – Wisata Halal Maroko Spanyol Portugal

Di hari ketiga ini kita juga akan mengunjungi Djeema El Fna Square, dimana terdapat berbagai atraksi Hiburan yang dapat dinikmati, kedai panganan daerah, serta bazzar guna berbelanja aneka Souvenir.

Jamaa el Fna adalah sebuah halaman terbuka yang berbentuk persegi dengan sebuah pasar di kawasan medina (kota tua) di Marrakesh. Asal usul nama, Jamaa dari bahasa arab yaitu jama’a yang berarti “golongan atau kumpulan”, sedangkan “Fana” atau “fina ‘” dapat berarti “kematian atau kehancuran” sehingga bisa diartikan “halaman di depan bangunan yang runtuh”.  Djemaa El Fnaa merupakan ruang publik publik yang benar-benar menggambarkan keberagaman dan keterbukaan Maroko. Tempat yang ada di kawasan kota tua itu sekaligus menjadi ikon wisata Marrakesh. Lapangan luas ini ‘hidup’ selama 24 jam. Seolah mempunyai dua wajah berbeda, Djemaa El Fnaa, yang kalau diterjemahkan secara bebas adalah masjid yang di depannya ada halaman, lebih tenang di siang hari tapi riuh di malam hari. Lokasi itu riuh dengan hiburan, market place, juga resto dan cafe. Di sini juga menjadi start bus tingkat wisata keliling kota Marrakesh.

Tidak Hanya itu disini masih ada beberapa Destinasi wisata yang bisa kita kunjungi, antara lain : Oasis Marakech with Palm Grove Camel Ride with Tea Break, dan asrama ben yoesoef.

Oasis Marakech berada di tengah gurun yang terletak di batas luar kota Marrakesh, jauh dari kehidupan kota. Oasis ini memiliki luas 13 ribu hektar dan di dalamnya terdapat ribuan pohon palm yang tumbuh di atas gurun pasir. Karena ini adalah premium class maka tidak sulit untuk menemukan hotel, resort, spa ataupun lapangan golf yang bertaraf international. Namun kalau kalian ingin hemat biasanya yang mengunjungi le palmeraie hanya untuk menunggang unta (camel ride) atau quad bike. Para wisatawan bisa keliling oasis tersebutm melihat luasnya pohon palem yang ada di sini Dan juga Meminum teh

Bagi kalian yang belum pernah naik unta, jangan takut, karena akan didampingi oleh pawangnya, dan bagi kalian yang ingin naik unta ini silahkan mempersiapkan uang 150 dirham atau sekitar Rp. 230.000. kalian boleh melakukan tawar menawar. Silahkan menggunakan bahasa inggris, kalau bisa bahasa arab mungkin bisa lebih murah, apalagi kalau bilang dari Indonesia. Mereka menganggap orang Indonesia itu seperti saudaranya sendiri.

Asrama Ben Yoesoef, merupakan tempat yang wajib dikunjungi jika pergi ke Marako. Ben Youssef Madrasa adalah lembaga quranic, didirikan pada abad ke-14 oleh raja Morrocan Abou el Hassan. Dan menjadi salah satu pemandangan paling indah di kota Marakkesh, bahkan di seluruh negeri. Bukan karena apa, tapi karya plesteran dan mosaiknya yang halus itu yang menjadikan Madrasa Ben Youssef sebagai contoh seni arsitektur islami yang brilliant.

Pada masa pemerintahan orang-orang Saadia, Ben Youssef Madrasa terus berkembang dan maju, pada tahun 1570 Madrasa ini didekorasi ulang biar keliatan lebih indah. Naahh setelah itu Madrasa Ben Youssef pun berkembang sebagai perguruan tinggi islam terbesar di seluruh Wilayah Maghreb (Maroko). Dan lebih dari 900 santri telah tinggal di Madrasa ini untuk menimba ilmu hukum dan teologi. Dan ini di dukung oleh Monarki dengan menyediakan makanan dan akomodasi.

Ben Youssef Madrasa pun akhirnya diubah menjadi museum pada tahun 1960 dan diperbaharui kembali pada tahun 1999, hingga kini Madrasa Ben Youssef menjadi salah satu tempat wisata paling populer di Marrakech. Gerbang perunggu di pintu masuk perguruan tinggi saja, dihiasi ukiran kayu cedar halus dan mosaik, merupakan karya yang mengesankan pada masanya.

Setelah City Tour Marakech kita akan santap siang. Setelah itu  langsung menuju Casablanca, Insha Allah tiba pas Magrib untuk Shalat di Masjid Hasan Casablanca ini.

Kota Casablanca di Maroko merupakan sebuah kota yang cukup ramai namun tidak begitu sibuk seperti Jakarta. Anda hanya akan melihat segelintir gedung pencakar langit di pusat kota Casablanca dan pemandangan lainnya adalah rumah penduduk yang berupa bangunan yang cukup tua namun indah.

Casablanca merupakan kota indah yang ramah terhadap wisatawan dengan menyajikan berbagai bangunan menawan bergaya Art deco di sepanjang kotanya. Monumen yang paling penting adalah Masjid Hassan II Casablanca.

MASJID HASAN MAROKO

DAY 04 , RABAT – MEKNES – FES (B/L/D)

Sarapan Pagi dan Chek Out Hotel dari Rabat.

Rabat ibu kota kerajaan maroko, terletak di pinggir pantai samudra atlantik dan di aliri sungai Bouregreg yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Kota Rabat di dirikan oleh Raja Abdel Moumin pada tahun 1152, selanjutnya diperluas dan mengalami masa keemasannya di zaman raja Yaqoub al-Mansour ( keduanya dari dinasti Mouahidien). Pada tahun 1610, kota Rabat menjadi salah satu kota penampungan bagi Arab-Moslem yang meninggalkan Andalus di Spanyol. Kota ini banyak menyimpan berbagai bangunan bersejarah dan selalu di kunjungi oleh para wisatwan. Kota Rabat Banyak Meninggalkan Sejarah Islam yang kini menjadi tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Pagi ini kita akan mengunjungi beberapa tempat di Rabat seperti halnya Royal Palace (photostop), Hassan Tower dan Mohammed V Mausoleum, Qudayas Kasbah, Andalusia Gardens. 

Hassan Tower adalah mesjid yang di bangun oleh Raja Yaqoub Al-Mansour pada abad 12. mesjid tersebut mengalami kerusakan akibat gempa bumiyang terjadi pada tahun 1755. dari lokasi Tour Hassan di dataran tinggi, dapat terlihat pemandangan indah dan hamparan sungai Bouregreg dan samudera Atlantik. Di tempat yang sama di makamkan Raja mohammed V dan Raja Hassan II.

Mausoleum of Mohammed V

Masih di area Hassan Tower, terdapat sebuah bangunan dengan arsitektur yang eye catching. The Mausoleum of Mohammed V adalah tempat yang dibangun pada tahun 1971 untuk menghormati Mohammed V, raja Morocco. Bangunan ini adalah perpaduan masterpiece Hispano – Moresque arsitektur dengan seni tradisional Morocco. Dijamin deh puluhan gambar akan memenuhi kamera digital yang kamu bawa.

Qudayas Kasbah

Qudayas Kasbah adalah sebuah benteng yang mana pada zaman dahulu berfungsi untuk mengawasi ancaman serangan laut dari Spanyol. Selain itu, Kasbah juga berfungsi sebagai penyimpan barang bersejarah yang sangat bernilai. Benteng ini dibangun oleh Raja Moulay Ismail dari Dinasti Alaoui (1672-1694) dan didirikan di tempat strategis menghadap kelaut Atlantik. Bukan hanya tembok Kasbah yang masih berdiri, pemukiman penduduk di balik tembok tebal ini pun masih lestari hingga kini. Saat kita masuk, suasana bagai kehidupan dari masa lampau terus berdenyut. Bentuk-bentuk bangunannya pun masih asli. Itu sebabnya, banyak sekali wisatawan datang mengagumi keaslian kehidupan di Kasbah.

Di sini, ditemui pula taman kuno yang masih terawat baik hingga sekarang. Para wisatawan bisa melepaskan lelah sambil memandang ke laut lepas di kafe Kasabah. Tidak jauh dari Kasbah, terdapat Pasar Kuno Oudayas yang menjual barang suvenir dan artisanat khas Maroko. Sedikitnya 3 ribu jiwa menghuni pemukiman Kasbah. Di kiri dan kanan jalan yang sempit, bangunan tempo dulu masih tegak berdiri. Ada baiknya bertandang ke rumah penduduk lokal untuk meresapi lebih dalam tinggal di pemukiman dalam benteng. Dahulu, hanya orang-orang berpunya saja yang mampu tinggal di Kasbah

andalusian-gardens

Andalusia Garden, destinasi wisata Rabat yang satu ini adalah taman surga Andalusia. Tempat wisata rabat yang sangat indah, karena tempat ini menyajikan kesegaran atmosfer kehidupan di alam yang dipenuhi tumbuh-tumbuhan, bunga, dan bangunan arsitektur yang sangat artistik bertema Islam Andalusia. Tempat ini dinamakan Andalusia Gardens karena tempat ini adalah  peninggalan pada zaman kekhalifahan Andalusia yang menduduki wilayah Maroko. Taman yang dibangun pada zaman kekhalifahan Andalusia ini dibangun atas rasa kesenangan raja-rajanya atas keindahan alam, maka dibangunlah sebuah taman yang indah dipenuhi dengan bunga-bunga yang indah dan ornamen-ornamen kaligrafi islam yang penuh dengan artistik. Kalau kalian sudah sampai di rabat, Andalusia Gardens adalah tempat yang wajib kalian kunjungi. hmmmm… tertarik berkunjung ke rabat?

Di kota ini juga kita akan melewati Jalan Soekarno, yang merupakan tokoh Presiden pertama RI.

Tidak sulit menemukan Jalan Soekarno atau Rue Soukarno di kota Rabat, ibu kota Maroko. Letaknya pas di samping kantor pos terbesar di Maroko yang berada di pusat kota Rabat, Maroko. Nama Jalan Soekarno sendiri diresmikan pada tahun 1960 oleh Raja Mohammed V (saat ini Raja Mohammed VI) dan dihadiri langsung oleh Soekarno yang saat itu sebagai Presiden RI. Sebelum berubah menjadi Rue Soukarno, nama jalannya adalah Al Rais Ahmed Soekarno.

Seusai makan siang di Local Restaurant.  kita akan melanjutkan perjalanan ke kota Meknes, Mengunjungi Bab Mansur.

Meknes adalah sebuah kota di Maroko yang terletak di bagian utara propinsi  Meknes-Tafilalet dan berdekatan dengan sungai Oued Boufekran. Meknes berada di antara dua kota Maroko, Rabat dan Fes, sekitar 140 km kea rah timur Rabat dan 60 km sebelum Fes. Meknes pernah menjadi ibu kota  Maroko pada tahun 1672-1727 sebelum akhirnya di pindah ke Marrakech. Kota ini pernah diduduki oleh Kekasiaran Romawi pada pada 117 sebelum Masehi. Di Kota ini nanti kita akan mengunjungi Bab Al Mansour yang merupakan benteng kota yang masih berdiri dengan Megahnya.

Bab Mansour

Bab Mansour : bab berarti” gerbang” atau “pintu” dalam bahsa Arab, dan Bab Mansour adalah yang terbesar dan paling mencolok dari sekian banyak gerbang di Meknes. Gerbang besar El-Mansour ini membutuhkan waktu lima tahun untuk menyelesaikannya. Gerbang yang selesai di bangun pada 1732 ini di sebutkan menggunakan mosaic dan kolam marmer dari reruntuhan kota Romawi  Volubilis.

Kemudian selanjutnya kita akan melanjutkan perjalanan ke kota Fes. Setibanya di Fes kita akan Chek In Hotel, Makan Malam di Hotel dan Istirahat.

DAY 05, FES –  VOLUBILIS – FEZ (B/L/D)

FES adalah kota ketiga terbesar di Maroko. Kota ini dianggap kota bersejarah. Maklum kota ini merupakan peninggalan sejumlah dinasti kerajaan di Maroko. Di antaranya Dinasti Marinid [1269-1420] dan kekaisaran Ottoman [1554-1603]. Tak heran kota ini lebih banyak menampilkan gedung-gedung tua dan megah dengan ornamen kaligrafi arab.  Setelah Sarapan Pagi Di Hotel. Hari ini kita akan mengunjungi mengunjungi  Bab Bou Jeloud, yang merupakan pintu gerbang kota serta mengunjungi Bou Inania Madrasah dan Royal Palace.

Bab Bou Jeloud

Gerbang kota Bab Bou Jeloud yang merupakan pintu masuk kota Fes yang berbentuk tiga tapal kuda berdampingan yang dihiasi ukiran kaligrafi rumit. Disini banyak sekali turis asing dan warga lokal yang berbaur.

madrasah bou inania

Madrasah Bou Inania adalah Madrasah yang memiliki ukiran kayu indah dan mozaik yang sejajar. Jika jeli, Anda dapat melihat ‘rahasia’ tersembunyi di dalamnya. Di Fes juga kita akan mengunjungi Universitas Al – Qarawiyyin yang merupakan Universitas Pertama di Maroko.

Universitas Al-Qarawiyyin atau Al-Karaouine adalah universitas pertama di dunia yang berlokasi di Fes, Maroko yang didirikan pada tahun 859. Universitas ini telah dan terus menjadi salah satu pusat spiritual dan pendidikan terkemuka dari dunia Muslim. Al-Qarawiyyin memainkan peran utama dalam hubungan budaya dan akademis antara dunia Islam dan Eropa pada abad pertengahan. Setelah jalan jalan ketiga tempat tadi kita akan santap siang lalu bertolak ke Tangier guna beristirahat di hotel.

Disini juga terdapat   MAQAM MOLAI IDRIS 2, jika memungkinkan kita akan berkunjung kesana.

makam moula idris 2

Dua Moulay Idriss sangat berjasa kepada Maroko, Moulay Idriss I dan II. Bahkan sejarah resmi menganggap mereka sebagai pendiri Maroko. Dan kota Fes di utara Maroko, adalah tempat penting bagi mereka berdua. Makam beliau berdua, saat ini menjadi tempat ziarah penting di Maroko.

Makan Siang di Local Restaurant.  Setelah itu kita akan Bertolak ke Volubilis.  Setibanya disana kita akan mengunjungi MAQAM MOLAI IDRIS 1.

Kembali ke Fes dan ke Hotel. Makan Malam di Hotel dan Istirahat.

DAY 06 , FES – TANGIER (B/L/D)

Sarapan di hotel dan check-out. Pagi ini kita akan meninggalkan kota Fes dan melanjutkan perjalanan ke kota Tangier.  Tangier adalah Kota yang merupakan tempat kelahiran Ibnu Batutta.Setibanya di kota Tangier, kita akan diajak menikmati kota Tangier terlebih dahulu mengunjungi CAP SPARTEL, KESBAH.

cap spartel tangier

Chek In Hotel, Makan Malam di Hotel  dan Istirahat.

DAY 07, TANGIER – TARIFA – GRANADA (B/L/D)

Hari ini kita akan meninggalkan negara Maroko menuju negara Spanyol dengan menggunakan kapal ferry. dalam perjalanan penyeberangan tersebut kita dapat menyaksikan Kebesaran Allah SWT akan pemandangan fenomal dimana air pertemuan dari 2 samudra tak dapat menyatu.

Dua lautan yang tidak bercampur itu terletak di Selat Gibraltar, selat yang memisahkan benua Afrika dan Eropa, tepatnya antara negera Maroko dan Spanyol.Perbedaan itu sangat jelas kelihatan dari perbedaan warna air laut.Seakan ada sekat yang memisahkan kedua jenis air ini. Bahkan batas antara kedua air dari dua buah laut ini sangat jelas.Air laut dari Samudera Atlantik berwarna biru lebih cerah. Sedangkan air laut dari Laut Tengah berwarna lebih gelap. Inilah keajaiban alam. Tidak hanya itu yang aneh dari perilaku dari kedua air laut ini.Ternyarta, air laut dari laut Tengah yang tidak mau bercampur dengan air laut dari Samudera Atlantik ini menyusup di bawah air laut yang berasal dari Samudera Atlantik. Air dari Laut Tengah ini menyusup di bawah air dari Samudera Atlantik di bawah kedalaman 1000 meter dari permukaan Samudera Atlantik. Dari atas ferry penyeberangan ke Tangier, kita dapat pula menyaksikan pemandangan Rock of Gibraltar – bekas pusat pertahanan muslim pertama di Wilayah Andalucia yang berhasil ditaklukan Tariq Bin Ziyad. Semenjak Gibraltar masuk Wilayah Kekuasaan British, maka Wisatawan tidak dapat memasuki Wilayah Gibraltar tanpa Visa United Kingdom.  Setibanya di Wilayah Spanyol, Kota pertama yang akan kita kunjungi di Spanyol adalah Tarifa, dari Tarifa kita akan makan siang di Algeciras.

Tarifa adalah kota kecil yang terletak di pantai ujung selatan Spanyol. Tarifa merupakan bagian dari provinsi Cádiz, yang merupakan bagian dari wilayah Andalusia. Nama kota ini diambil dari Tarif bin Malik, pemimpin ekspedisi umat Islam pertama ke Spanyol. Pada malam hari, lampu-lampu kota ini dapat terlihat dari Maroko, yang berada di seberang Tarifa dipisahkan oleh Selat Gibraltar. Di kota ini terdapat Punta de Tarifa, tempat paling selatan di Benua Eropa.

Kemudian  kita akan melanjutkan Perjalanan menuju Granada. Setibanya di Granada. Makan Malam dan Istirahat.

DAY 08, GRANADA – CORDOBA (B/L/D)

Granada adalah salah satu pusat ilmu pengetahuan di masa kejayaan Islam. Granada menjadi tempat paling diburu oleh para pelajar di seluruh dunia. Granada terletak di selatan kota Mad­rid, ibu kota Spanyol sekarang. Gra­nada memiliki keindahan yang amat mengagumkan. Itu sebabnya, nama “Granada” diambil dari nama keindahan (granada artinya “kecantikan” dan “ke­indahan”). Kawasan ini terbentang di sekitar Laut Mediterranian dari selatan dan ber­ada di sekitar Sungai Syanil. Tempat yang enak dipandang mata, karena ber­ada di ketinggian 669 meter dari atas laut. Konon, inilah rahasia keindahan dan kecantikan Granada. Setelah Islam memasuki Spanyol le­wat Andalusia, tempat ini menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan Islam yang agung dan tergolong dalam kawasan lain­nya yang tak kalah menarik dan ber­sejarah setelah Andalusia, Cordoba, dan yang lainnya. Granada juga termasyhur sebagai kiblat yang menjadi tumpuan harapan para pelajar yang datang dari segenap kawasan yang berada di sekitar Granada, baik kaum muslimin maupun non-muslim.

Sarapan di hotel check-out Hotel Granada.  kita akan diajak mengenal peninggalan kerajaan Islam terakhir di abad ke 14 yaitu Alhambra. Istana Alhambra dan Generelife merupakan paduan antara istana, taman dan juga kekuatan.

Al hambra

Alhambra, sering juga dijuluki “Istana yang Hilang” atau “Kejayaan yang Sirna”. Alhambra yang terletak di Andalusia (nama yang diberikan umat Islam untuk Spanyol) menyimpan rekaman sejarah kehebatan ilmu pengetahuan, karya sastra, seni dan arsitektur umat Islam. Alhambra merupakan peninggalan seni islam yang luar biasa. Ukiran kaligrafi islam pada batu marmer, ditempelkan pada hampir semua dinding utama istana. Bentuk kolom, muqarnas dan stalaktit pada dekorasi langit-langit, muncul dalam beberapa ruang, dan interior dari semua istana dihiasi dengan tulisan arab dan kaligrafi, yang mempunyai arti tersendiri.

Misalnya tulisan “wa la ghalibu illallah” ditulis berulang-ulang di beberapa dinding dan sangat bermotif, yang artinya tidak ada pemenang/kejayaan selain Allah, oleh Zawi ben Zirí, pendiri Banu Nasri. Mungkin bermaksud mengingatkan selalu akan kekuasaan Allah SWT. Kaligrafi arab ini berasal dari, antara lain raja-raja Yusuf, Mohammed V, dan Ismail I.

generalife

Generalife adalah taman di dalam kompleks istana Nasrid. Taman ini dianggap mendekati penggambaran surga menurut deskripsi Al Quran, sehingga dinamakan Generalife (dibaca: generalifé, bukan jeneralaif), berasal dari Jannat al Arif, yang artinya taman surga yang megah. Kekhasan taman ini, selain penuh dengan bunga berwarna-warni, adalah kolam kecil dan air mancur hampir di setiap bagian taman. Sesudah Kunjungan ini jika situasi dan kondisi memungkinkan kita akan singgah di Mesquita de Granada untuk menunaikan sholat sekaligus silahturahim maupun bertukar pengalaman.

Setelah kunjungan selesai, kita akan makan siang dan melanjutkan tour kita mengunjungi Albayzin,

kemudian kita akan melanjutkan perjalanan ke kota Córdoba. Setibanya disana Chek In Hotel dan Istirahat.

Day 09, Córdoba – Seville (B/L/D)

Cordoba adalah suatu nama yang senantiasa memiliki alunan nada yang khusus di telinga setiap orang Eropa yang mempercayai kebangkitan dan peradaban kemanusiaan. Al-Muqri mengatakan bahwa sebagian ulama Andalusia mengatakan,Cordoba menjadi terdepan karena empat alasan. Pertama, jembatan al-Wadi, kedua Masjid Jami, Ketiga az-Zahra dan yang keempat ilmu pengetahuan. Dan kali ini kita akan menyaksikan bekas peninggalan Masjid Agung Cordoba, masterpiece Kejayaan Islam (Dinasti Ummayah Abad Ke-7) di wilayah Andalusia yang beralih fungsi menjadi Cathedral hingga kini.

Sarapan di hotel check-out Hari ini kita akan mengunjungi Mezquita-Catedral Córdoba, yang merupakan salah satu peninggalan Islam di Andalucia, sebuah mesjid yang dibangun di oleh Abd Al-Rahman I.

Masjid-Qordoba

Masjid Jami’ Cordoba merupakan salah satu unsur peradaban Cordoba yang sangat penting dan masih tetap bertahan hingga sekarang. Masjid tersebut dalam bahasa Spanyol disebut Mezquita, yang diambil dari kata masjid. Masjid ini adalah masjid yang paling masyhur di Andalusia, bahkan di seluruh Eropa. Namun, sekarang masjid ini dijadikan sebagai katedral. Masjid ini mulai dibangun Abdurrahman ad-Dakhil tahun 170 H / 786 M., kemudian diteruskan oleh putranya Hisyam dan khalifah-khalifah setelahnya. Setiap khalifah memberikan sesuatu yang baru kepada masjid tersebut, dengan memperluas dan memperindahnya agar menjadi masjid yang paling indah di Cordoba dan masjid terbesar di dunia saat itu.

Namun, hal yang menyedihkan dan membuat air mata berlinang, masjid yang megah ini telah diubah menjadi katedral sejak jatuhnya Andalusia dari tangan kaum muslimin. Masjid ini kemudian berada di bawah kontrol gereja, walaupun namanya tetap diabadikan. Menaranya yang tinggi menjulang dan megah telah berubah menjadi tempat lonceng kebaktian gereja untuk menyembunyikan karakter Islamnya. Adapun dinding-dindingnya masih dipenuhi dengan ukiran ayat-ayat Alquran yang mencitrakan daya artistik yang tinggi. Masjid ini sekarang menjadi salah satu bagian dari tempat sejarah yang paling masyhur di dunia.

Kita juga akan diajak menyusuri jalan jalan kecil disana, ke flower Street, Alcazar dan shalat dzuhur di musholla disana.

flower Street, Alcazar

Alcazar selalu menjadi tempat penting di Cordoba. Dulu kediaman para gubernur Romawi dan khalifah Moor, dan pada tahun 1328 itu menjadi rumah raja-raja Spanyol ketika mereka berada di Cordoba. Hal ini dikenal sebagai Alcazar dari Reyes Cristianos karena Raja Kristen Fernando dan Isabella tinggal di kastil selama lebih dari delapan tahun sementara mereka mengatur penaklukan Granada. Itu di Alcazar bahwa Christopher Columbus bernada idenya mencari rute Barat untuk mencapai India.

Selesai makan siang kita akan mengunjungi satu tempat bersejarah di Córdoba yakni Medinah Azahara.

Medina Azzahra atau dikenal sebagai kota yang bersinar ini merupakan sebuah istana dan pusat pemerintahan kerajaan Islam pada tahun 900-an Masehi di Cordoba. Tempat ini juga merupakan sebuah kota pemukiman yang indah yang dibangun di atas kontur lahan bertingkat 3. Di tingkat teratas merupakan pusat pemerintahan, tingkat kedua adalah pemukiman warga, dan yang terbawah adalah taman yang indah.

Medina Azzahra terletak sekitar 13 km dari pusat kota Cordoba. Situs ini ditemukan para arkeolog pertama kalinya pada tahun 1910 silam. Sejak saat itu, dimulailah penggalian dan penelitian reruntuhan Medina Azzahra hingga pada 1923, situs ini dinyatakan sebagai situs bersejarah. Di tahun 2014, Medina Azzahra masuk ke dalam salah satu warisan budaya dunia. Dan hingga kini, Medina Azzahra tidak pernah sepi dari turis dari berbagai belahan dunia.

Meski tak lagi utuh, Medina Azzahra masih menunjukkan kekuatan Islam saat itu. Bangunan yang berdiri kokoh dengan arsitektur yang sangat rapi diakui oleh para peneliti tentang betapa khalifah Abdurrahman saat itu sangat teliti dan sangat kuat. Ada jalur distribusi makanan yang dibuat secara detail termasuk sumber air dan pemukiman warganya. Bahkan kandang kuda dan tempat pemeliharaannya dibuat sangat rapi dan teratur. Kekayaannya pun terlihat dari ukuran emas yang masih bisa tertangkap oleh mata para pengunjung sekarang.

Selain dibangun untuk menandakan kebesaran kerajaan Islam saat itu, Medina Azzahra konon merupakan bangunan yang dibuat Abdurrahman III untuk sang istri yang bernama Zahara. Bangunan ini dibuat untuk menggembirakan sang istri yang kerap rindu dengan kampung halamannya. Sayangnya, Medina Azzahra tak berumur panjang. Tidak sampai 1 abad, pasukan Barbar berhasil merebut dan menghancurkan kota ini.

Kemudian melanjutkan perjalanan menuju kota Seville. Setibanya disana Makan Malam Chek In Hotel dan Istirahat.

Day 10, SEVILLE – LISBON (B/L/D)

Seville adalah kota ke-empat terbesar di Spanyol. Merupakan ibukota dari propinsi Seville dan berada dalam daerah otonomi Andalusia. Orang Spanyol sendiri seringkali mengibaratkan Seville dengan perempuan yang cantik. Tak terhitung banyaknya pendatang yang menyatakan telah jatuh cinta dan tak ingin keluar dari kota ini.  Setelah santap pagi di hotel kita akan mengikuti sightseeing Ibukota Andalusia, yaitu dimulai dengan photo stop di Plaza de Espana, kemudian mengunjungi Alcazar yang dahulu merupakan Pusat Pemerintahan Islam di Wilayah Andalusia.

tanah Andalusia adalah salah satu pusat kekuasaan Islam yang terbesar di benua Eropa itu. Kata “Al-Andalus” merupakan bahasa Arab yang berarti “menjadi hijau saat akhir musim panas.” Kaum muslim menaklukkan Andalusia yang dikuasai orang-orang Goth pada tahun 711 M./92 H. Kaum muslim berkuasa di Andalusia selama hampir delapan abad melahirkan sebuah peradaban ilmiah cemerlang. Kejayaan Andalusia sudah berakhir, namun peradabannya masih bertahan hingga saat ini. Masa kejayaan yang bertahan lebih dari tujuh abad lamanya itu belum pernah tersaingi oleh negara manapun hingga saat ini.

Pagi hari Chek Out Hotel. kita akan mengunjungi Plaza España, taman Maria Luisa lalu menyusuri jalan kecil disana mengunjungi La Giralda, Catedral de Sevilla, photostop di Torre del Oro dan juga Alcazar de Sevilla yang terkenal akan bangunannya yang menyerupai Alhambra.

Mayoritas kota di Spanyol memiliki alun-alun yang disebut Plaza de España atau Alun-alun Spanyol. Sevilla mungkin satu kota yang memiliki alun-alun Spanyol sangat impresif. Hampir semua pelancong yang mengunjungi Andalusia, tak mampu menolak pesona area publik yang satu ini. Sevilla Plaza de Espana terletak di tengah-tengah Taman Maria Luisa. Ruang terbuka publik ini berbentuk semi lingkaran dan disekitarnya berdiri bangunan-bangunan megah bersejarah yang kini ditempati kantor birokrat pemerintah dan museum. Alun-alun ini dibangun sebagai Pavilion Andalusia dalam Ibero-American Expo tahun 1929 yang bertempat di Parque de Maria Luisa.

Sang arsitek, Anibal Gonzalez, berhasil memesona peserta pameran dan para pengunjungnya yang berasal dari sekitar Spanyol dan Amerika Latin. Ia berhasil menunjukan talenta Sevilla dalam industri kerajinan.  Selanjutnya kita akan mengunjungi Istana Alcazar.

Salah satu bangunan peninggalan kejayaan Islam yang hingga kini masih berdiri kokoh di Sevilla adalah Istana Alcazar, atau sering juga disebut Real Alcazar. Pada mulanya, bangunan Istana Alcazar merupakan sebuah benteng pertahanan bangsa Muslim Moor. Benteng pertahanan tersebut dibangun pada awal abad ke-10 M pada masa pemerintahan Abdurrahman III, tepatnya pada 913 M. Namun, di era Dinasti Muwahiddun, penguasa dinasti ini mengubah benteng pertahanan tersebut menjadi kompleks tempat tinggal raja dengan penambahan beberapa bangunan. Kompleks istana raja tersebut dikenal dengan nama Al-Muwarak.   Ketika Sevilla jatuh ke tangan Ferdinand III, penguasa Kristen dari Kastilia, istana itu berganti nama menjadi Alcazar. Nama Alcazar sendiri dinyatakan berasal dari bahasa Arab yang berarti istana. Sejak saat itu, Istana Alcazar menjadi kediaman resmi keluarga Kerajaan Spanyol. Hingga sekarang, bagian atas istana ini masih digunakan bagi keluarga Kerajaan Spanyol jika mereka berkunjung ke Sevilla.

Setelah Makan siang kita akan memasuki Negara Portugal menuju kota  Lisbon ( +/- 6 jam ). Setibanya disana Makan Malam Chek In Hotel dan Istirahat.

Day 11, LISBON – SINTRA – CABO DA ROCA – PORTO (B/L/D)

Lisboa atau Lisbon adalah ibu kota Portugal. Penduduk kota ini berjumlah 600.000 jiwa dan di daerah metropolitan sekitar 2,5 juta jiwa. Jumlah ini kira-kira 1/3 penduduk Portugal. Lisboa terletak di tepi utara sungai Tagus. Hari ini kita akan City Tour Kota Lisbon ini.  kita akan shalat di Central Masjid of Lisbon dan mengunjungi Lisbon city Center.

The Central Mosque of Lisbon adalah masjid utama di kota Lisbon, Portugal. Masjid ini dalam bahasa Portugis bernama Mesquita Central de Lisboa dan merupakan pusat komunitas muslim di negara Portugal.

Masjid ini didesain oleh arsitek António Maria Braga & João Paulo Conceição. Bangunan ini sangat mudah dikenali di kota Portugal dengan menara dan kubahnya yang khas. Masjid ini memiliki auditorium, tempat shalat, dan hall untuk menampung jamaah.Masjid Pusat Lisbon ini memiliki yayasan yang bertugas untuk memberikan bantuan finansial dan layanan lainnya bagi umat muslim yang mengalami kesulitan dalam masalah keuangan.

Meskipun permohonan pembangunan masjid diajukan pada tahun 1966, baru dua belas tahun kemudian yaitu pada tahun 1978 izin pendirian masjid diberikan. Hal ini tak lepas dari krisis minyak dunia yang terjadi di tahun 1973 dimana negara-negara penghasil minyak Arab mendapatkan kekuatan ekonomi dan status politik yang kuat. Masjid ini akhirnya dibuka resmi pada tahun1985.

Photo stop di Belem Tower, Rossio Square, Jeronimos Monastery yang dimana pada masa penjajahan Vasco da Gama ada seorang yang menjadi penunjuk jalan saat pelayaran VAsco da Gama yang di kenal dgn sebutan The Navigator bernama Henry adalah seorang Moslim keturunan Portugal, beliau balajar Islam saat menaklukan Ceuta di Spanyol dan lalu tertarik dengan dunia Islam.

Belem Tower , Dibangun pada tahun 1515 sebagai benteng untuk menjaga pintu masuk ke pelabuhan Lisbon, Belem Tower yang terletak di Sungai Tagus merupakan titik awal untuk banyak perjalanan penemuan,dan untuk para pelaut itu adalah pemandangan terakhir dari tanah air mereka. Belem Tower sebenarnya dibangun untuk menghormati ekspedisi Vasco da Gama.

Bagi Portugal tower ini sering berfungsi sebagai simbol negara, dan UNESCO sudah menetapkannya sebagai situs warisan dunia. Dibangun dengan gaya Manueline, dengan batu berbagai banyak motif, yang menggambarkan banyak tokoh sejarah. Menara ini dibagi menjadi dua bagian: menara itu sendiri, dan lima dan benteng bertingkat.

Rossio Square adalah nama populer dari Pedro IV Square (Portugis: Praça de D. Pedro IV) di kota Lisbon, Portugal. Kota ini terletak di Pombaline Downtown of Lisbon dan telah menjadi salah satu alun-alun utama sejak Abad Pertengahan. Ini adalah pengaturan pemberontakan dan perayaan populer, adu banteng, dan eksekusi, dan sekarang menjadi tempat pertemuan yang disukai penduduk pribumi dan turis Lisbon.

Jeronimos adalah biara yang sangat berukir yang terletak di distrik Belem di Lisbon barat. Bangunan agamis ini secara historis dikaitkan dengan pelaut awal sebagai penjelajah, karena dari sini Vasco da Gama menghabiskan malam terakhirnya sebelum perjalanannya ke Timur Jauh.

setelah itu. Kemudian Photostop di Monument to the Discoveries serta berbelanja souvenir produk local.

The Padrão dos Descobrimentos (Monumen Penemuan) berdiri tinggi 170 Ft (52 m). Monumen menakjubkan ini dirancang untuk memperingati Zaman Penemuan di Portugal. Diresmikan pada tahun 1960, pada abad ke-5 dari salah satu penemu besar negara, Pangeran Henry the Navigator, yang menemukan Azores, Madeira dan Cape Verde.

Setelah makan siang kita akan bertolak menuju Porto City. Melewati Cabo Da Roca.CABO DA ROCA adalah Titik paling barat di Eropa dgn tugu menghadap langsung ke Samudra Atlantik.

Porto merupakan kota terbesar kedua dan tertua Portugal. Sebagai ibukota bagian utara dengan kondisi geografis yang bergunung gunung, lengkap dengan sungai dan laut, kota ini mempunyai luas sebesar 41,3 km². Wilayah urban Porto, yang meluas sampai batas administratif kota, memiliki populasi 2,1 juta (2011) di daerah dari 389 km persegi, menjadikannya area urban terbesar kedua di Portugal. Bila kita mengingat zaman keemasan dari penjelajahan bangsa Portugis ke seluruh penjuru dunia, dari Porto lah armada kapal mereka memulai pelayaran.

Setibanya di Porto Kita akan mengunjungi / melewati Palacio Da Bolsa, Mirador Da Serra Do Pillar dan Stasiun Kereta Sao Bento, yang memiliki Lukisan dinding yang menceritakan kehidupan warga kota zaman dahulu. Bermalam di Porto.

Palácio da Bolsa adalah salah satu monumen bersejarah yang paling penting di Porto dan salah satu pemandangan yang pasti harus ada dalam daftar semua pengunjung ke kota.

Dibangun pada paruh kedua abad ke-19 dalam gaya neoklasik dan ditakdirkan untuk menjadi markas besar Asosiasi Komersial Porto, yang mencerminkan pentingnya kegiatan ini dalam sejarah kota. Bangunan mulai digunakan sebagai Bursa Efek atas perintah ratu Dona Maria II pada tahun 1841, meskipun diserahkan kembali ke Asosiasi pada tahun 1911.

Dirancang oleh arsitek Porto Joaquim da Costa Lima Júnior, bangunan ini cukup luar biasa dalam hal arsitektural, membuat referensi yang jelas terhadap bahasa Inggris Palladianism dan bangunan lain di kota, seperti Rumah Sakit de Santo António yang dirancang oleh John Carr, Akademi da Marinha e Comércio (Akademi Angkatan Laut) oleh Carlos Amarante (Fakultas Sains saat ini) dan Feitoria Inglesa (Rumah Pabrik) oleh John Whitehead.

Di dalam, ada baiknya mengunjungi Pátio das Nações (halaman utama) dan Salão Árabe (Aula Arab) yang megah. Neo-Moor dalam gaya, ini adalah ruang unik dari kekayaan dekoratif besar yang diciptakan oleh Gonçalves e Sousa pada tahun 1862. Di sinilah upacara resmi yang paling penting di kota pernah diadakan, dengan resepsi yang diselenggarakan untuk banyak negarawan terkemuka di dunia . Sekarang digunakan untuk acara-acara kebudayaan.

Selanjutnya kita akan Mirador Da Serra Do Pillar . ke Di sini, wisatawan dapat melihat indahnya Kota Porto dari kejauhan. Tentunya sangat cantik.

Stasiun Kereta Sao Bento merupakan Stasiun kereta hanya cantik dan awalnya São Bento de Avê-Maria Biara dan Dari luar, wisatawan akan melihat bahwa bangunan memiliki Paris-gaya batu fasad yang indah.

Interior adalah hadiah nyata meskipun! Ada 20,000 ubin yang menceritakan kisah-kisah dari sejarah Portugis, seperti Pertempuran Valdevez dan Penaklukan Ceuta. Artis Jorge Colaco dicat ubin untuk 14 tahun dan mural mendapat selesai pada 1916.

Day 12, PORTO – MADRID (B/L/D) (TRAIN)

Hari ini kita meninggalkan Porto dan menuju Madrid. Kita akan Seharian dikereta dengan Jarak yang ditempuh 563KM. Setibanya di Madrid, Chek In Hotel dan Istirahat.

 

DAY 13, MADRID – TOLEDO – MADRID CITY TOUR (B/L/D)

Madrid merupakan ibukota Spanyol. Nama Madrid terkenal di dunia salah satunya karena klub sepakbola ternama Real Madrid yang berbasis di kota ini. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Eropa setelah London dan Berlin. Meski diyakini telah ada sejak zaman prasejarah, tak banyak yang tahu, orang yang memberi nama kota terbesar di Spanyol ini orang-orang muslim. Sejarah modern Madrid dibangun oleh Amir Kerajaan Islam Cordoba Muhammad I. Asal usul nama Madrid berasal dari kata Arab “Al Majrit“, yang berarti tempat air memancar, sumber air, atau sumber saluran air. Disebut ‘Al Majrit‘ dikarenakan dekat istana yang dibangun Muhammad I, terdapat sungai Manzanares, yang disebut umat Islam ‘al-Majrīṭ‘. Sungai Manzanares menjadi sumber air utama. Kemudian, nama ‘al-Majrit’ ini pun menjadi ejaan modern setempat sehingga menjadi Madrid.  Disini kita akan mengikuti fullday tour antara lain photo stop (dari luar) di Cibeles Fountain, Plaza Mayor.

Sarapan Pagi di Hotel. Setelah Sarapan kita akan menuju sebuah kota bersejarah yang dahulu pernah menjadi ibukota negara Spanyol yaitu kota Toledo.

Toledo adalah kota tua yang cantik dan bertabur situs-situs bersejarah yang eksotik. Di kelokan jalan tiba-tiba saja kita bisa bertemu gereja, masjid, atau bangunan berusia ratusan bahkan ribuan tahun. Cobble street alias jalan batu yang berliku dan naik turun selain lumayan menguras energi juga akan membuat tangan tak henti menekan tombol kamera. Terkadang kita harus berjalan memepet dinding bangunan saat mobil lewat karena jalan yang sempit.

Pada masa kekuasaan Islam, Toledo pernah dikenal dengan tingkat toleransi kehidupan beragama yang tinggi. Yahudi, Kristen, dan Islam hidup berdampingan secara harmonis. Masa itu disebut dengan La Convivencia (The Coexistence). La Convivencia juga yang menjadikan Toledo sebagai pusat penerjemahan ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bahu membahu menerjemahkan beragam manusikrip ilmiah dari bahasa Arab ke dalam bahasa Latin. Juga karya-karya penting dari ilmuwan Romawi dan Yunani yang sempat hilang, disalin kembali di Toledo. Namun kedamaian itu sirna saat terjadi Reconquista oleh pasukan Kristen. Yahudi terusir pada tahun 1492, dan Muslim menyusul terusir pada 1542, kala benteng terakhir kekuasaan Islam yakni kota Granada, runtuh.

Pada abad ke-7, Islam pernah menduduki kota tersebut. Sampai saat ini masih banyak tempat bersejarah dan juga tradisi Islam yang melekat yang tertuang dalam hasil karya khas kota ini.

Di Toledo kita akan mengunjungi CASTO DE LALUZ, OLD TOWN, Photo stop ALKAZAR and TOLEDO CATHEDRAL. Setelah Makan Siang kita akan kembali ke Madrid. Setibanya kita akan menikmati kota Madrid, yang merupakan kota terbesar dan juga ibukota Spanyol.  Kita akan mengunjungi Royal Palace untuk berfoto, Puerta de Sol, Plaza Mayor, Plaza de España,  Puerta de Alcala dan monumen Colombus.

Cibeles Fountain juga merupakan bagian dari Plaza de Cibeles adalah air mancurdalam bentuk seorang dewi yang mengendarai sebuah kereta, ditarik oleh dua singa, air mancur ini dibangun pada tahun 1777 sampai 1782.

Plaza Mayor adalah alun – alun berbentuk pesergi panjang yang terletak di pusat kota Madrid, Spanyol. Alun – alun ini merupakan salah satu alun-alun paling terkenal di Madrid dan sangat terkenal bagi wisatawan maupun warga lokal.

Santiago Bernabéu adalah stadion sepak bola yang terletak di kota Madrid, Spanyol. Stadion ini merupakan markas tim sepak bola Real Madrid

Kemudian  kita akan mengunjungi mesjid di M30 yang merupakan mesjid terbesar di Spanyol. Makan Malam. Kembali ke Hotel dan istirahat.

DAY 14, Madrid – Barcelona (B/L/D) (Fast Train)

Sarapan di hotel dan check-out. Hari ini kita akan meninggalkan kota Madrid menuju kota Barcelona dengan menggunakan kereta cepat (AVE).

Barcelona  adalah sebuah kota terbesar kedua diSpanyol dan merupakan ibu kota wilayah otonom Katalonia. Pada masa kejayaan, Barcelona merupakan salah satu pusat peradaban Islam di jazirah Iberia. Sekarang, kejayaan yang sempat menghilang kembali hidup, tumbuh dan berkembang. Data statistik Dewan Kota Barcelona, menyebutkan jumlah Muslim Barcelona mencapai 500 ribu jiwa, atau hampir sepertiga Muslim Spanyol. Tak hanya itu, lebih dari 11 masjid dan 30 komunitas Muslim dari berbagai negara berada di kota ini. Catalan Islamic Cultural Center menjadi pusat dari rintisan dakwah Islam di tanah Catalan.

Hari ini Kita akan City Tour Kota Barcelona :

La Ramblas merupakan jalan sepanjang 1,3 kilometer yang terbentang dari alun-alun Plaza Catalunya hingga pelabuhan lama Barcelona, Port Vell. La Rambla memang nyaman untuk orang berjalan kaki. Jalan ini lebar dan bagian tengahnya khusus untuk pejalan kaki.

Basilika Sagrada Familia adalah gereja katedral yang penting bagi pemeluk Katolik. Dilaporkan National Geographic, gereja ini dibangun dengan arsitektur rumit, menggunakan prinsip rasio emas. Ka’bah, bangunan terpenting bagi umat Islam di seluruh dunia juga dibangun dengan rasio ini. Dalam seni arsitektur, struktur yang dibuat dengan prinsip rasio emas memiliki proporsi yang sangat ideal dari segi estetika. Karena itulah rasio emas juga sering disebut divine proportion atau proporsi ilahiah. Keunikan arsitektur yang dimiliki oleh Sagrada Familia bahkan telah dicatat sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, dan basilika ini sendiri memiliki sejarah panjang bagi warga Barcelona.

Jika mendengar Barcelona kita tentu teringat Club Sepak Bolanya. Barcelona adalah Klub raksasa asal Spanyol, yang saat ini merajai dunia sepakbola lewat permainan tiki-taka nya, dan sihir magis permainnya seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, David Villa dan lain-lain. Barcelona adalah salah satu Klub dengan penggemar atau fans terbanyak di Dunia. Nah pada kesempatan kali ini kita akan mengunjungi dan Photo photo di Stadion Camp Nou dimana tempat bermain Club Barcelona.

DAY 15, BARCELONA CITY TOUR – DOHA (B/L/)

QR 146  BCN-DOH  15:10-23.45

Sarapan di hotel dan check-out. Pagi ini kita akan Shopping di  La Roca Factory Outlet. Setelah selesai makan siang kita langsung bersiap menuju ke airport international Prat untuk kembali ke Jakarta.

 

DAY 16,  JAKARTA KEDATANGAN

QR 956  DOH-CGK  03:05-15:50

In Sya Allah sore hari sekitar pukul 15:50 tiba di Jakarta. Selesailah perjalanan ini. Terima kasih keikut-sertaan Anda bersama kami, sampai jumpa di program Hayatun Tour berikutnya.

16DWisata Halal Maroko Portugal Spanyol >> 09D Wisata Halal Maroko Spanyol >> Umroh Plus Maroko Spanyol >>  Wisata Halal Eropa Barat >> Wisata Halal Eropa Timur >> Wisata Halal UK dan Benua Eropa >> Wisata Halal Rusia Scandinavia >> Wisata Halal Turki