+62 811 114 280 [email protected]

Galata Tower, Menara Penuh Cerita Nan Eksotis

galata tower

Galata Tower merupakan menara penuh cerita nan eksotis di Negara Turki.

Turki, membicarakan negara kebab itu memang tidak ada habis-habisnya. Pesona pemandangannya seakan-akan menghipnotis para wisatawan. Mengeksplor ke negeri Eurasia ini juga kurang puas jika tidak menyantap makanan khasnya. Seperti kebab dan makanan manisnya.

Setiap destinasi wisatanya pun mempunyai keeksotisan tersendiri. Mulai dari histori, suasana, bentuk bangunan, serta kehidupan orang-orang Turki. Tema wisatanya pun berbagai macam. Dianataranya wisata sejarah, alam, religi, dan kesehatan. Salah satu destinasi yang membuat terpana turis adalah galata tower.

Galata tower atau dengan nama lain galata kulesi (Bahasa Turki). Bangunan ini mencapai tinggi kurang lebih 70 meter. Ukuran diameternya 16 meter. Bentuknya menjulang tinggi dengan kerucut silinder. Bagian atasnya ditutupi menyerupai topi.

Materialnya berupa batu-batu yang saling erat menumpuk. Tempat yang berada di distrik Galata, Istanbul, dibangun pada abad pertengahan. Posisi distriknya berada di bagian utara Tunduk Emas (Golden Horn). Maka dari itu untuk pergi ke sini wisatawan melewati Golden Horn dan jembatan Galata.

Bangunan yang berumur sekitar 600 an lebih ini berada di atas bukit. Sehingga jalannya menanjak. Namun bisa juga dengan jalan tikus dengan melalui beberapa tangga. Hal itu tentunya ada bayaran yang lebih berharga.

Selama berjalan wisatawan akan melihat panorama yang sangat indah. Jadi jalan-jalannya pun meski terasa capek di kaki, tetapi segar di mata. Mau coba? Segera terbang ke Turki.

Mengenal Lebih Dekat Galata Tower

Galata tower, menara yang mempunyai ribuan cerita. Berawal dari masa kekuasaan Bizantium, sekitar tahun 1200-an, mendirikan menara Megalos Pyrgros. Sebutan lamanya galat tower. Pada mulanya menara ini berfungsi sebagai tempat pengawasan di sisi utara dan wilayah Golden Horn. Kisah-kisah lainnya bisa dibaca di bawah ini:

  • Golden tower sudah pernah hancur ketika ada perang salib dimana Konstantinopel (sekarang Istanbul), ingin dihancurkan. Itu terjadi saat Galata Tower digunakan sebagai tali rantai di atas Golden Horn. tujuannya untuk menghambat kapal musuh yang akan menyerang kota ini.
  • Sejarah menceritakan pada masa sultan Murad galata tower menjadi tempat uji coba penerbangan. Itu pun saksi penerbangan lintas benua pertama kalinya. Penerbangannya pun dilakukan di atas menara Galata. Dimana pesawatnya melewati selat Boshporus ke Uskudar di Asia.
  • Pada tahun 1348, pada masa koloni Genose, bernama Tower of Christ yang ditujukan untuk umat Kristiani.
  • Beberapa tahun kemudian beralih fungsi menjadi tempat melihat kebakaran api yang terjadi di kota itu. Kejadian itu terjadi pada masa Utsmani tahun 1717.
  • 67 tahun kemudian permulaan kerusakan pada galata tower. Pada masa Sultan Selim III, terjadi musibah kebakaran yang merusak beberapa bagian. Diantaranya tangga dan atap. Bahan pembuatan atap waktu itu terbuat dari timah dan kayu.
  • Setelah itu ada restorasi terhadapnya. Beberapa bagian yang rusak dibangun kembali. Seperti tangga dan atap. Namun sangat disayangkan baru saja selesai tahun 1831 terjadi kebakaran lagi.
  • Pada masa-masa akhir masa Ottoman, sekitar tahun 1875, tempat ini dilanda banjir dan badai. Sehingga penutup menaranya yang berbentuk kerucut rusak parah. Atapnya pun dibiarkan terbuka di sisa-sisa kekuasaannya.
  • Sekembalinya kebangkitan negara ini yang berubah nama menjadi Republik Turki, atapnya pun dibangun kembali. Hal itu terjadi sekitar tahun 1965-1967. Selama dua tahun ya restorasi penutup menaranya. Sehingga fungsi atap kembali seperti sedia kala.  Pada masa ini pun seluruh material kayu diganti oleh beton. Jadi semakin lebih kuat dan kokoh. Setelah selesainya perbaikan, mulailah tempat ini dijadikan objek wisata. Itu artinya masyarakat umum bisa berkunjung sewaktu-waktu.
Baca juga:  Summer Palace Beijing, Kemegahan Istana Perpaduan Alam dan Buatan Manusia

Tips Berkunjung ke Galata Tower

Berkunjung ke galata tower  wisatawan akan menemukan bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Terdapat sebuah restaurant yang menjajankan minuman khas Turki, teh apel. Di sekelilingnya pun terdapat kios cedera mata lokal serta penjual makanan. Namun tempat-tempat yang berdekatan dengan menara itu tidak mengurangi keindahan galata tower.

Ketika sudah sampai di spot ini, alangkah lebih baiknya memperhatikan petunjuk-petunjuknya. Hal ini bertujuan untuk menjaga anda dari hal-hal yang tidak diinginkan. Berikut beberapa tips saat tiba di galata tower:

  • Siapkan tenaga

Kalau galata tower sebagai list objek wisata di Turki, maka anda harus menyiapkan super tenaga. Jarak parkir kendaraan dan turunnya transportasi umum ke galata tower sangat panjang. Turis harus menempuh perjalanan sepanjang 200 meter.

Berhubung menara ini mempunyai sembilan tingkat dari lantai satu ke lantai tujuh menggunakan lift. Dua lantai terakhir wisatawan harus menaiki tangga. Keadaan berjalan seperti itu tentunya membutuhkan kekuatan fisik super ekstra.

  • Memakai pakaian hangat

Meskipun negara ini berada di dua benua, Eropa dan Asia. Beberapa wilayahnya masih berudara di kawasan Eropa lainnya. Berhawa-hawa dingin tentunya ya. Jadi kalau berkunjung ke sini mengenakan baju yang menghangatkan. Alasan lainnya, tiba di puncaknya wisatawan akan disambut dengan kencangnya angin. Coba bayangkan kalau tidak memakai pakaian hangat, pasti akan kedinginan bukan?

  • Jangan terlalu lama di puncak galata

Apa sih yang dilihat dari atasnya galata tower? Tentunya memandangi pemandangan di sekitarnya. Dari sini dapat melihat indahnya kota Istanbul. Saking lamanya berada di sini pun tidak akan baik bagi kesehatan ya. Tubuh tentu akan merasakan kedinginan karena terpaan angin yang kencang.

Baca juga:  Fakta Menarik tentang 5 Destinasi Wisata Favorit di Eropa Timur, Wajib Tahu!

Tidak hanya itu, turis lainnya pun menjadi alasan untuk tidak berlama-lama di puncaknya. Area yang memang benar-benar menjadi pusat perhatian wisatawan pastinya akan ramai dikunjungi. Maka dari itu orang-orang akan mengantre untuk melihat pemandangan dari atas. Mengingat juga ukuran teras puncak menaranya sangat kecil. Jadi menikmatinya harus bergantian dengan wisatawan lainnya ya.

  • Sediakan uang lebih

Di dalam galata tower terdapat fasilitas booth foto dan restaurant. Booth ini menyediakan pakaian khas Turki. Jadi wisatawan yang menginginkan berwujud seperti era Utsmaniyah bisa mencobanya.

Baca: Umroh Plus Turki, Rangkaian Perjalanan Wisata Rohani dalam Satu Paket

Cukup mengeluarkan uang 50 ribu rupiah atau senilai 20 TRY (Turki Lira). Selain itu cobalah melakukan sensasi yang berbeda. Memandangi kota Istanbul sembari makan dan minum di menara ini.  Ngobrol-ngobrol di tempat makannya pun akan sangat menyenangkan. Apalagi berpergian dengan pasangannya, akan semakin romantis deh berliburnya.

  • Ekstra hati-hati  

Pengelola tempat ini masih kurang memperhatikan keselamatan para pengunjungnya. Ditandai dengan pembangunan pagar yang tidak layak. Jaraknya sekitar hanya satu langkah saja dari teras menaranya. Dengan begitu para turis harus lebih ekstra hati-hati.

Terlebih pengunjung itu membawa anak-anak, maka harus digendong saja. Karena seorang anak itu selalu aktif pergerakannya dan daya keingintahunya tinggi.  Bahkan jangan terlalu bercanda juga ya, bisa jadi saling mendorong. Hal itulah yang dapat membuat jatuh ke bawah. Malam hari merupakan momen terbaik saat berkunjung ke galata tower. Panoramanya yang indah akan semakin terlihat. Tiket masuk landmarknya Istanbul ini dikenai biaya 35 Turki Lira yang dirupiahkan 87 ribu rupiah. Sudah termasuk naik ke puncak menaranya.

hayatun tour logo bawah Penyelenggara travel umroh dan wisata halal bersertifikat di BSD Tangerang Selatan Indonesia. Semua program dilaksanakan sesuai sunnah sehingga inshaa Allah perjalanan menjadi penuh hikmah dan bermakna.
error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!