+62 811 114 280 [email protected]

Mengulik Lebih Jauh Tentang Penduduk Kazakhstan, Agama yang Dianutnya serta Sejarah Masa Lampaui

kazakstan

Kazakhstan adalah negara yang memiliki luas wilayah terbesar di dunia yaitu mencapai 2.374.900 km2. Negara ini memiliki nama resmi yaitu Republik Kazakhtan dengan bentuk negara Republik Presidensial. Ibukotanya terletak di Nur – Salah sedangkan lagu kebangsaannya berjudul “Kazakhstanku”.

Negara ini disebut – sebut sebagai salah satu negara paling makmur di kawasan Asia Tengah, hal tersebut dikarenakan memiliki cadangan minyak terbesar yang berada di luar kawasan Timur Tengah dan mencapai 29 miliar barel. Selain itu Kazakhtan memiliki tanah yang subur dan sumber daya mineral yang besar sehingga kerap dicemburui negara tetangga.

Letak dan Sejarah

Kazakhstan merupakan negara pecahan Uni Soviet, yang secara geografis terletak di bagian barat daya Asia dan sebagian kecil wilayah lainnya berada di Eropa. Negara ini memiliki luas daratan yang hampir sama dengan Eropa Barat, namun untuk kepadatan penduduknya bisa dibilang terendah secara global.

Negara Kazakhstan sendiri berbatasan dengan beberapa negara yaitu Tiongkok di sebelah Timur, Rusia di sebelah Utara, Kyrgystan, Uzbekistan dan Turkmenistan untuk sebelah Selatan serta terakhir Laut Kaspia dan Rusia untuk sebelah Barat.

Negara ini menghubungkan pasar besar dan berkembang pesat di Tiongkok dan wilayah Asia Selatan, Rusia dan Eropa Barat untuk jalur darat,kereta api bahkan pelabuhan yang berada di laut Kaspia.

Pada zaman dahulu, Kazakhstan sudah dihuni sejak zaman batu oleh pengembara. Mereka berkumpul di pemukiman dan tinggal di bawah tenda yang dibuat menggunakan kain kempa biasanya disebut yurt. Suku mereka melakukan imigrasi secara musiman demi mencari padang rumput untuk kawanan kuda, domba, dan kambing milik mereka.

Baca juga:  Mengenal Berbagai Manfaat Kurma Ajwa yang Dianjurkan Nabi

Lalu, pada abad ke – 13 suku tersebut jatuh di bawah kekuasaan Mongol dan didominasi Khanat Tartar hingga daerah tersebut ditakhlukan oleh Rusia. Selanjutnya daerah tersebut resmi menjadi bagian dari Republic Otonomi Kirgiz, yaitu organisasi bentukan otoritas Soviet pada tahun 1920.

Pada tahun 1927 pemerintah Soviet memaksa penduduk Kazakhstan untuk menetap pada pertanian kolektif dan negara, serta Soviet melanjutkan kebijakan tsar dengan mendorong orang Slavia dan Rusia agar menetap pada wilayah tersebut,

Pada tahun 1990, Uni Soviet mengumumkan kedaulatan negara Kazakhstan tepatnya pada tanggal 25 Oktober dan memilih Nursultan Nazarbayev sebagai presiden pertama negara tersebut. Lalu, Kazakhstan mendeklarasikan kemerdekaan secara utuh dari Uni Soviet pada tanggal 16 Desember 1991. Kemudian bergabung menjadi anggota Commonwealth of Independent States (CIS).

Pada tahun 1994, Kazakhstan memutuskan memindahkan ibukota negara dari Almaty ke Akmola. Lalu pada tahun 1997, ibukota negara tersebut resmi dipindahkan dan berganti nama menjadi Astana.

Mengenal Kazakhstan Agama dan Suku Penduduknya

Kazakhstan secara historis berhubungan dekat dengan Rusia dan etnis Rusia yang bahkan membentuk hampir seperlima dari populasi negara tersebut. Sedangkan etnis lain yang meninggali Kazakhstan adalah Uzbek, Tajik dan Uigur bersama dengan Jerman, Taatar, Ukraina dan Korea.

Sedangkan etnis terbesar yang ada di Kazakhstan adalah bangsa Kazakh, yaitu keturunan dari Mongol dan Kabilah Turki. Bila dipresentasekan maka jumlah penduduk Tar – tar dan Ukraina mencapai 1/10, Rusia 43 % dan Kazakh 33 %.

Menurut sensus yang dilakukan tahun 2009 berdasarkan data yang tertera pada laman resmi Kementrian Luar Negeri, populasi penduduk Kazakhstan agamanya yaitu Islam sebanyak 70 %, Kristen sebanyak 26 %, Buddha sebanyak 0,1 %, agama lainnya sebanyak 0,2 %, tidak beragama sebanyak 3 % dan terakhir belum diketahui sebanyak 0,5 %.

Baca juga:  Sosok Teladan untuk Umat, Begini Kisah Nabi Ibrahim AS

Kazakhstan memiliki iklim tropis, sehingga wilayahnya banyak ditumbuhi pepohonan dan tentunya memiliki hawa yang sejuk. Pada zaman dahulu, mata pencarian utama masyarakatnya adalah beternak. Kemudian dalam kurun waktu yang begitu cepat berubah menjadi pertanian sebagai mata pencaharian utamanya.

Ekonomi

Kazakhstan dikenal sebagai negara yang memiliki cadangan mineral dan minyak bumi serta cadangan logam seperti uranium, tembaga, seng yang cukup melimpah. Dengan adanya kekayaan tersebut tentu sangat membantu pertumbuhan ekonomi secara pesat di mata dunia.

Untuk menghindari adanya ketergantungan yang berlebihan kepada industri minyak, pemerintah Kazakhstan berupaya untuk mendiversifikasikan ekonomi dengan menargetkan ke sektor lainnya seperti farmasi, transportasi, pengolahan makanan dan telekomunikasi petrokimia.

Meskipun demikian, masih banyak terjadi kesenjangan di negara tersebut. Mayoritas rakyatnya terbelenggu dalam kemiskinan dan sering sekali terjadi bencana seperti radiasi, sampah beracun bahkan polusi.

Sedangkan dalam hubungan luar negeri Kazakhstan merupakan anggota dari PBB dan lembaga internasional lainnya di bawah naungan PBB. Selain itu Kazakhstan juga anggota dari Asian Development Bank (ADB), European Bank for Reconstruction and Development (EBRD), Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) dan Euro-Atlantic Partnership Council (EAPC)

Penutup

Demikianlah informasi mengenai sejarah singkat mengenai Kazakhstan, informasi mengenai penduduk Kazakhstan agama yang dianutnya, dan perekonomiannya. Semoga dapat menambah keilmuan serta membantu anda dalam mencari informasi tentang negara tersebut.

Leave a Reply

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!