+62 811 114 280 [email protected]

Turki, Bukti Kisah Kejayaan Peradaban Islam

sejarah islam di Turki

Turki merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Eurasia. Negara dengan semboyan Egemenlik, kayıtsız şartsız Milletindir ini terletak di antara Laut Hitam, Laut Mediterania dan Laut Marmara. Turki memiliki wilayah semenanjung Anatolia dan Balkan Eropa Tenggara sehingga memiliki pesona alam yang mempesona.

Turki juga berperan penting dalam peradaban Islam hingga tercatat sebagai imperium kekhalifahan Islam tertua di dunia. Dengan berkunjung ke Turki Anda akan bisa menyaksikan berbagai bangunan bersejarah dalam peradaban Islam. Selain lebih mengenal sejarah Islam dunia, Anda juga akan disuguhkan oleh pesona wisata yang memukau.

Jejak Kejayaan Islam

Seperti halnya di Indonesia, mayoritas agama penduduk Turki adalah Islam. Turki memiliki nilai historical penting dalam penyebaran agama Islam di Benua Eropa. Dulunya Turki didominasi oleh agama Kristen, namun semenjak Dinasti Seljuk mengalahkan Bizantium tahun 1071 Turki kemudian berubah menjadi negara Islam. Pada abad ke-11 inilah Turkifikasi dari wilayah Anatolia timur dimulai, bahasa yang awalnya didominasi Yunani lambat laun didominasi oleh Bahasa Turki.

Bangunan-bangunan bersejarah yang ada di Semenanjung Anatolia ini menjadi saksi bisu kejayaan islam di Benua Eropa. Kesultanan Ottoman atau Turki Ustmani ini berhasil mengepakkan sayap hingga sepertiga luas dunia.

Oleh karena itu menjadi penting untuk mengetahui sejarah perjuangan Kesultanan Ottoman dalam menegakkan agama Islam di Eropa dan Asia. Kita bisa mengenal lebih dalam tentang sejarah islam dengan mengunjungi peninggalan Turki Ustmani dalam peradaban Islam.

1.Hagia Sopia

Hagia Sophia telah menjadi symbol kejayaan Kekaisaran Romawi selama sembilan abad. Bangunan dengan julukan The great of Chrush ini awalnya merupakan gereja Kristen.

Hagia Sophia merupakan bukti kejayaan Islam pada masa Turki Utsmani.

Perpaduan antara agama dan budaya Islam dengan Kriten menjadi ciri khas Hagia Sophia. Tatanan arsitektur khas Romawi dengan ornament khas nasrani berpadu epic dengan hiasan kaligrafi. Ciri khas lainnya terdapat pada empat kubah Hagia Sophia sebagai symbol pengubahan gereja menjadi masjid di masa Sultan Muhammad Fatih.

2.Blue Mosque

Blue Mosque atau Masjid Biru berada di sebelah Hagia Sophia. Disebut Masjid Biru lantaran desain interior masjid dihiasi ubin iznik berwarna biru. Masjid yang memiliki 6 menara ini disebut juga sebagai Masjid Sultan Ahmad sesuai dengan nama pendirinya yakni Mohammad Ahmad.

Baca juga:  Ingin Berwisata Ke Turki? 23 Tempat Ini Bisa Menjadi Referensi Anda

Hal yang menarik dari masjid biru ini adalah karangan kaligrafi karya Seyyid Kasim Laubari. Tatanan interior dan eksterior masjid dipenuhi oleh kaligrafi-kaligrafi yang bernilai seni tinggi.Bangunan ini juga memiliki taman yang memanjakan mata dengan hiasan bunga tulip bermekaran tatkala April tiba.

Masjid indah nan megah ini didesain oleh arsitektur ternama, Sedefkar Mehmed Aga. Landscape dari 5 kubah utama dan 8 sekunder serta 6 menara akan menampilkan epicnya galeri instagram pengunjung.

Berbeda dengan Hagia Sophia, masjid ini hingga kini masih berfungsi sebagai tempat peribadatan umat Muslim. Sehingga pengunjung bisa merasakan sensasi colonial saat melakukan sembahyang.

3.Masjid Sulaeman Agung

Masjid ini merupakan masjid yang dibangun pada masa pemerintahan khalifah Sulaeman Agung. Masjid yang terletak di Bukit Ketiga ini dibangun pada tahun 1550 sampai dengan 1558.

Layaknya Hagia Sophia masjid ini merupakan perpaduan antara Yunani dan Turki. Masjid Sulaeman Agung memiliki menara dengan 10 galeri sebagai tanda bahwa Sultan sulaeman merupakan sultan kesepuluh. Kemegahan masjid semakin terasa tatkala pengunjung menyaksikan menara tinggi nan ramping dihiasi kubah eksotis.

4.Istana Topkapi

Istanbul atau Konstantinopel menjadi wisata religi dalam menipak tilas sejarah kejayaan Islam. Salah satunya adalah Istana Topkapi yang menjadi tempat penyimpanan peralatan perang Nabi Muhammad SAW.

Berbagai warisan nabi agung tersebut dibawa oleh Sultan Salim dari Mesir. Istana Topkapi didirikan pada tahun 1459 oleh Sultan Muhammad II. Sebelum dijadikan sebagai tempat penyimpanan alat tempur tokoh bersejarah Islam, Istana Topkapi dijadikan sebagai pusat pemerintahan.

Peralatan berbagai relikiu tokoh Islam yang dijadikan sebagai alat tempur atau koleksi tersimpan rapi dalam Istana Topkapi. Seperti halnya serban Nabi Yusuf, pedang Nabi Dawud, tongkat Musa dan lain sebagainya. Kini bangunan Istana Topkapi ini menjadi salah satu destinasi wisata wajib disambangi oleh umat Muslim. Bangunan ini mengusung gaya arsitektur Turki yang khas akan tamannya.

5.Istana Dolmabahce.

Pada masa kejayaan Sultan Abdul Majid 1 tahun 1839 hingga 1861 didirikanlah sebuah istana megah dengan dana 5 juta pound emas. Istana tersebut bernama Dolmabahce dengan mengusung arsitektur khas Turki Utsmani.

Agar semakin epic, istana ini didesain dengan memadupadankan gaya barat seperti neo klasik. Desain interior dan eksteriornya dirancang oleh arsitektur handal bernama Haci Said Aga.

6.Istana Yildiz

Istana Yildiz merupakan istana yang dibangun oleh Sultan Ahmad 1. Istana dengan ratusan jendela khas Yunani ini sebagai perpaduan antara Yunani dengan Turki. Sultan Ahmad 1 membangun Istana Yildiz tidak tanggung-tanggung. Pasalnya istana ini memiliki fasilitas khusus keluarga kesultanan berlibur.

Baca juga:  Al – Qarawiyin, Universitas Pertama yang didirikan Seorang Muslimah Cantik

Untuk membuat kesan semakin mewah, Sultan ‘Abd al-Hamid II merenovasi istana ini. Arsitektur mahir asal Italia bernama Raimando D’Aronco dipilih untuk merancang ulang Istana Yildiz.

7.Grand Bazar

Kota Istanbul yang dulunya bernama Konstantinopel ini memiliki pasar tertua dan terbesar di dunia. Pasalnya di tempat inilah perdagangan antara dua kerajaan dunia bertransaki. Dan wajar saja bila dulu Istanbul dijadikan ajang perebutan kekuasaan.

Pasar itu adalah Grand Bazar, pasar yang menjajakan segala kebutuhan Ottoman Empire. Grand Bazar secara resmi didirikan pada tahun 1450. Jika Anda datang ingin berwisata sejarah sekaligus berbelanja oleh-oleh, Anda bisa datang ke Grand Bazar.

8.Mevlana Musium

Berkunjung ke Negara Turki tidak lengkap rasanya jika tidak melakukan ziarah ke tokoh-tokoh penting dalam peradaban Islam. Di Konya terdapat sebuah makam sang pahlawan terkenal yakni Jalaudidin Rumi. Pengunjung bisa turut serta dalam wisata religi ini untuk sekedar mengenang seraya mendoakan jasa-jasa sang pejuang.

Delapan bangunan diatas merupakan bukti kejayaan Islam Turki Utsmaniah dalam peradaban Islam. Sebagai umat muslim Anda wajib menyambangi tempat-tempat bersejarah dengan nilai Islami. Anda pun akan merasakan semangat para pejuang ketika tiba di sana.

Sejarah Islam Berdiri

Islam selalu membuat takjub pemeluknya bahkan, banyak agama lain yang akhirnya memutuskan untuk menjadi muallaf. Islam merupakan agama yang senantiasa membawa kemakmuran dan kejayaan. Negara Turki menjadi bukti kemajuan kebangkitan agama Islam. Seperti apa sejarah Islam berdiri di negara kebab ini, mari kita simak ulasannya.

1.Periode pertama

Pada tahun 1071 Islam pertama kali masuk di negara Turki dibawakan oleh Dinasti Seljuk. Dinasti Seljuk mampu mengalahkan Kekaisaran Romawi yang telah berkuasa sebelumnya di Turki.

Tahun 1243 Dinasti Seljuk perlahan hancur karena hadirnya bangsa Mongol, Osman 1 dan kemudian mengembangkan menjadi Kasultanan Utsmaniyah. Pemerintahan Osman 1 berhasil meluaskan kekuasaan hingga Anatolia, Balkan, Levant dan Afrika Utara.

2.Periode kedua

Periode kedua diawali dari pemerintahan Muhammad 1 sampai Sulaiman 1. Periode tahun abad 14 hingga abad 15 ini berhasil membuat Masjid-Masjid besar sebagai bentuk penyebaran agama Islam.

Bukti sejarahnya terdapat pada Masjid Agung bernama Masjid Raya Sulaiman dan Masjid Biru. Di akhir kejayaannya pada tahun 1453, pemerintahan Usman berhasil merebut Kota Kontantinopel dari kekaisaran Romawi.

Baca juga:  2 Januari 1492, Sejarah Kelam Muslim Andalus

3.Periode ketiga

Sutan Selim hadir menjadi pengganti Sultan Sulaeman 1 pada tahun 1512. Sultan Selim 1 berhasil mengepahkan sayap Kasultanan Ottoman hingga Aljazair dan Mesir. Masa ini menciptakan militer Laut Merah untuk melawan Kerajaan Portugis yang dianggap sebagai ancaman di Samudra Hindia. Namun pada masa Sultan Selim II kemunduran mulai terjadi sehingga Hongaria pun lepas dari Ottoman Empire.

4.Periode keempat

Kekuasan Utsmaniyah mengalami masa puncaknya pada abad 16 dan 17. Periode ini dibawah pemerintahan Ahmad dan Mahmud. Lambat laun Kesultanan Ottoman mulai runtuh karena terjadi pertikaian dimana-mana. Utsmaniyah mengalami pertempuran dengan Kaisar Romawi, Liga Kudus, dan Safawiyah Persia.

5.Periode kelima

Periode ini merupakan masa suramnya Ottoman Empire. Pemerintahan yang terjadi pada pertengahan abad 18 ini Kesultanan Utsmaniyah mulai runtuh. Wilayah dan kekuasaan militer tak bisa lagi dipertahankan pada masa pemerintahan A. Majid. Ottoman Empire terlibat dalam Perang Dunia 1 dan kalah dalam peperangan. Pada masa inilah Islam mulai melemah dan digantikan dengan pengaruh budaya-budaya barat.

Kesultanan Utsmaniyah membawa pengaruh besar dalam sejarah Islam di Turki. Pada zaman inilah pemeluk agama Islam semakin hari semakin bertambah hingga mencapai hampir 90%. Sejarah peradaban Islam yang begitu historis menjadikan Turki sebagai negara wajib disambangi umat Muslim dari penjuru dunia.

Alasan Berlibur Ke Turki

Turki berada di kawasan Eurasia sehingga memiliki keunikan dua budaya yang bersatu yakni budaya Benua Asia dan Eropa. Keindahan alam dan budaya ini membuat sobat traveler wajib mengunjungi Turki meski seumur hidup sekali.

Adapun alasan kenapa Anda meski berlibur ke Turki adalah sebagai berikut.

1.Kemudahan mengajukan visa Turki

Hubungan bilateral Indonesia dengan Turki tergolong baik, hingga memudahkan WNI dalam mengurusi visanya ke Turki. Biaya pembuatan visa Turki hanya berkisar 400rb saja. E-visa yang sudah diverifikasi dapat digunakan meski hanya dalam format pdf.

2.Tiket murah

Dibandingkan dengan tiket penerbangan menuju negara belahan Eropa lainnya, tiket menuju Turki lebih murah. Traveler hanya mengocek rupiah senilai 11,5 juta untuk bisa berlibur ke Turki.

3.Bukti kejayaan Islam di Eropa

Turki memiliki banyak destinasi wisata menarik nan unik di setiap sudutnya. Negara yang menjadi saksi bisu kejayaan Islam di eropa ini memiliki bangunan yang historial. Seperti halnya Hagia Sophia yang menjadi landmark Turki, Blue Modque, Istana Topkapi dan sebagainya.

4.Terletak di antara dua benua

Turki terletak di antara Benua Asia dan Eropa, sehingga wajar apabila budayanya merupakan perpaduan dari budaya timur dan barat. Budaya tersebut banyak diwujudkan dalam bangunan-bangunan bersejarah yang memiliki arsitekur khas Yunani dan Turki.

5.Panorama alam

Tidak hanya Ankara dan Istanbul, Turki juga memiliki tempat yang perlu disambangi karena keindahan panorama alamnya. Traveler bisa bermain sky di Pegunungan Uludag, dan menikmati pemandangan epic Alanya dan Pamukkale.

6.Situs Arkeologi

Bagi seorang arkeolog mengunjungi Turki menjadi moment penting. Karena di Turki inilah bisa belajar mengenai banyak peradaban Kerajaan, sehingga situs arekologinya juga banyak. Nah setelah mengetahui alasannya berlibur, tidakkah terbesit dalam benak Anda untuk menghabiskan waktu libur di Turki? Jika Anda tertarik, Anda bisa melakukan perjalanan bersama Hayatuntour. Aneka paket menarik untuk menapak sejarah kejayaan Islam ini sudah tersedia. Anda pun akan mendapatkan kenyamanan sekaligus pengalaman mengesankan selama perjalanan.

hayatun tour logo bawah Penyelenggara travel umroh dan wisata halal bersertifikat di BSD Tangerang Selatan Indonesia. Semua program dilaksanakan sesuai sunnah sehingga inshaa Allah perjalanan menjadi penuh hikmah dan bermakna.
error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!