+62 811 114 280 [email protected]

Simak Pengertian Wukuf, Tata Cara, dan Hal-hal yang Harus Dihindari

wukuf adalah

Bagi umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial, diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji. Haji juga merupakan rukun Islam yang kelima. Orang Indonesia sering menyebut orang yang sedang melaksanakan ibadah ini dengan sebutan naik haji. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa rukun dan kewajiban yang harus dijalankan oleh para jamaah, salah satunya adalah wukuf. Wukuf adalah serangkaian aktivitas dalam ibadah haji yang hukumnya wajib. Jika Anda tidak melaksanakannya, maka ibadah haji Anda dianggap tidak sah. Berikut ini akan dijelaskan lebih jauh tentang apa itu wukuf dan bagaimana tata cara melakukannya.

Pengertian Wukuf

Yang dimaksud dengan wukuf adalah berdiam diri di Padang Arafah. Wukuf sendiri jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia memiliki arti berhenti. Saat jamaah haji melaksanakan rukun haji tersebut, mereka tak hanya berdiam diri saja, tapi juga menginap di Padang Arafah. Pelaksanaan wajib wukuf sendiri menjadi keutamaan dari ibadah haji.

Oleh sebab itu, Anda tidak melewatkannya atau ibadah haji dianggap tidak sah. Ibadah haji juga memiliki filosofi tersendiri yang terdiri dari tiga kata yaitu wukuf, zawal, dan arafah yang masing-masing punya arti yang berbeda. Wukuf diibaratkan sebagai tekad menghilangkan kejelekan yang ada di hati, pikiran, dan perbuatan. Zawal adalah perubahan terang ke gelap, sedangkan arafa berarti menyadari dengan seksama bahwa tujuan hidup adalah akhirat.

Pelaksanaan wukuf juga sering disebut sebagai hari Arafah. Hal ini karena tempat berkumpulnya jamaah haji saat wukuf adalah di padang Arafah.Sedangkan waktu atau hari H wukuf jatuh pada tanggal 9 Dzulhijah dan dimulai sejak tengah hari. Pada hari itu, Allah SWT beserta para malaikat akan menjadi saksi berkumpulnya para jamaah haji dalam menunaikan kewajiban wukuf di Arafah. Oleh karenanya, hari Arafah disebut sebagai hari yang istimewa.

Baca juga:  10 Wisata Religi yang Bisa Dikunjungi Saat Umroh dan Ibadah Haji

Tata Cara Wukuf

Wukuf adalah rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh semua jamaah haji. Karena sifatnya yang wajib, Anda harus melakukannya dan dianggap tidak melakukan ibadah haji jika sampai melewatkannya. Tata cara wukuf sendiri ada ada 7 tahapan yang akan dijabarkan sebagai berikut.

  1. Kegiatan ibadah wukuf diawali dengan mendengarkan khotbah wukuf;
  2. Selanjutnya, semua jamaah haji wajib melakukan salat jama’ taqdim yang artinya menjamak atau mengumpulkan dua salat sekaligus yaitu salah Dzuhur dan Ashar;
  3. Ada dua opsi dalam pelaksanaan rukun haji ini, Anda bisa melakukannya sendirian atau melaksanakannya secara berjamaah;
  4. Saat menjalankan rukun haji wajib tersebut, Anda juga diharuskan memperbanyak zikir, minta ampunan kepada Allah SWT, dan juga memanjatkan banyak doa-doa sesuai dengan sunah Nabi Muhammad SAW. Beberapa zikir yang umum diucapkan adalah tahmid, takbir, dan juga talbiyah. Sedangkan doa-doa yang bisa Anda panjatkan diantaranya adalah doa sapu jagad, doa pengungkapan dosa, doa untuk bertaubat, serta doa agar selalu istiqamah;
  5. Wukuf tetap boleh dilakukan pada kondisi tertentu. Bagi wanita yang sedang berhalangan seperti menstruasi dan nifas, tetap diperbolehkan untuk melaksanakan wukuf;
  6. Selain itu, tidak ada larangan bagi orang yang memiliki hadas besar maupun kecil untuk tidak melaksanakan rukun haji yang satu ini.
  7. Bagi jamaah haji yang berada dalam kondisi yang kurang sehat, maka bila mensariwukufkan ibadah wukuf dengan didampingi petugas yang bersangkutan.

Hal-hal yang Sebaiknya Dihindari saat Melaksanakan Wukuf

Saat melaksanakan wukuf di Arafah, ada banyak hal yang bisa mengurangi nilai atau amalan wukuf yang mungkin secara sadar atau tidak sadar Anda lakukan. Hal-hal tersebut bahkan berpotensi menyebabkan ibadah haji yang Anda jalani menjadi tidak sah. Tentunya Anda tidak mau jika hal ini terjadi bukan? Agar tidak salah langkah, maka sebaiknya hindari berbagai hal berikut ini.

  1. Wukuf wajib dilakukan di Padang Arafah. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh melakukan wajib wukuf di luar Padang Arafah.
  2. Sesungguhnya, kewajiban wukuf tidak boleh ditinggalkan sebelum matahari terbenam. Jika Anda meninggalkan Padang Arafah sebelum waktu yang ditentukan, maka wajib wukuf yang dilakukan bisa dianggap tidak sah.
  3. Fokus pelaksanaan wukuf adalah benar-benar untuk ibadah. Oleh karena itu sebaiknya Anda menahan diri untuk tidak berjalan-jalan, berbelanja, sibuk selfie atau mengambil gambar, atau malah mendaki Jabal Rahmah yang membuat kepentingan ibadah dikesampingkan.
  4. Anda tidak diperkenankan untuk membelakangi kiblat dan justru menghadap Jabal Rahmah saat memanjatkan doa-doa.
  5. Kurang maksimal dalam mengucap zikir dan doa, serta lebih banyak tidur juga sebaiknya Anda hindari.
Baca juga:  Kenali 5 Miqat Makani bagi Jamaah Haji dan Umroh Indonesia

Wukuf adalah satu dari lima rukun haji yang wajib dilaksanakan oleh para jamaah haji dari seluruh dunia. Ibadah haji adalah ibadah penting bagi umat Islam, sehingga Anda harus memaksimalkan ibdah dan menghindari hal-hal yang tidak perlu. Fokuslah dalam melaksanakan ketentuan-ketentuan wukuf agar ibadah haji Anda sah secara agama dan juga berpahala.

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!