+62 811 114 280 [email protected]

Berikut Hukum, Keutamaan dan Lafal Bacaan Talbiyah Ibadah Haji dan Umrah beserta Artinya

bacaan talbiyah

Bacaan talbiyah dalam ibadah haji pertama kali dibacakan oleh Nabi Ibrahim alaihisalam tepat setelah beliau membangun Ka’bah bersama dengan putranya, yaitu Nabi Ismail. Ibadah haji adalah rukun islam yang kelima dan wajib bagi yang mampu. Kalimat talbiyah merupakan sunnah yang dianjurkan sewaktu melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Bagaimana Lafal Bacaan Talbiyah?

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdullah, menjelaskan sifat haji Rasulullah SAW dan hingga kini bacaan tersebut dilafalkan oleh para Jemaah haji sebanyak tiga kali lalu diikuti dengan bacaan shalawat dan doa.

Muhammad mengawali dengan sebuah bacaan tauhid,“Labbaika allahumma labbaik, Laa syariika laka labbaik, Innalhamda wan-ni’mata laka wal mulk, laa syarikalak”

Apabila diartikan secara singkat: “Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah, tidak ada sekutu bagi-Mu, segala puji, nikmat dan juga kerajaan hanyalah kepunyaan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Selain berdasarkan hadits di atas, bacaan talbiyah juga dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari, dan jika diartikan:

Humaira atau Aisyah Radhiyallahu Anha suatu ketika berkata “Sungguh aku mengetahui bagaimana cara Nabi shallalluhu ‘alaihi wasallam bertalbiyah, cara talbiyah Rasulullah shallalluhu ‘alaihi wasallam adalah: Labbaikallahumma Labbaik. Labbaika laa syarikala laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata. Yang artinya, aku datang memenuhi penggilanMu yang Allah. Aku datang memenuhi penggilanMu tidak ada sekutu bagiMu. Sesungguhnya segala puj, nikmat milikMu.”

Nah, setelah membaca Talbiyah, dilanjutkan dengan membaca shalawat nabi:

Allhumma sholli wasalim ‘ala sayyidina Muhammadin wa’ala ali sayyidina Muhammadin.

Mempunyai arti: “Wahai Tuhan kami berikanlah kesejahteraan dan keselamatan kepada junjungan kami  Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya.”

Baca juga:  Simak Pengertian Wukuf, Tata Cara, dan Hal-hal yang Harus Dihindari

Kemudian disambung dnegan doa permohonan ridha dan surga penutup shalawat yang artinya:

“Ya Allah sungguh kami memohon ridha dan surga-Mu. Kami senantiasa berlindung kepada-Mu dari murka dan neraka-Mu. Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat pula. Lindungilah kami dari siksa api neraka.”

Hukum Membaca Bacaan Talbiyah

Imam abu Hanifah pernah berpendapat bahwa hukum melafalkan bacaan talbiyah merupakan bagian dari syarat sah ihram. Sementara, Imam maliki mengatakan hukum melafalkan talbiyah adalah wajib. Sedangkan, menurut Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Syafi’I hukum membaca talbiyah adalah sunnah. Perlu anda ingat, bagi laki-laki disunnahkan untuk mengeraskan suaranya, sesuai hadits berikut:

“Dari Abu Qalabah dari Anas radiallahu ‘anhu: Nabi shallalluhu ‘alaihi wasallam melaksanakan shalat Zhuhur di Madinah empat raka’at dan shalat ‘Ashar di Dzul Hulaifah dua raka’at. Aku mendengar mereka melakukan talbiyah dengan mengeraskan suaranya pada keduanya, baik haji dan umrah.” (HR. Bukhari).

Keutamaan Membaca Bacaan Talbiyah

Adapun keutamaan membaca kalimat talbiyah dari buku Fikih Sunnah Jilid 3 oleh Sayyid Sabiq, diantaranya:

  1. Jaminan masuk surga
    Meskipun orang itu hanya satu kali membaca talbiyah, maka akan dijanjikan masuk surga oleh Allah. Abu Hurairah meriwayatkan sabda Rasulullah shallalluhu ‘alaihi wasallam yang isinya, bagi mereka yang mengucapkan talbiyah atau takbir maka akan dijanjikan dengan kebaikan. Disebuah kesempatan Nabi SAW ditanya, “Wahai Rasulullah, apakah benar akan dijanjikan surga? Dan kemudian, Nabi SAW menjawab, Iya.”
  2. Dihapuskannya dosa-dosa
    Diketahui bahwa membaca kalimat talbiyah bisa menghapus dosa-dosa selayaknya anak yang baru lahir. Hal tersebut didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Jabir R.A, rasulullah pernah bersabda yang intinya, tidak ada balasan yang lebih baik bagi orang-orang yang senantiasa membaca talbiyah sampai matahari terbenam kecuali terhapusnya dosa-dosa dan mereka pulang dari haji tanpa membawa dosa seperti anak yang baru dilahirkan.
Baca juga:  Bagaimana Pelaksanaan Tata Cara Umroh? Berikut Urutannya

Keutamaan Ibadah Haji

Sebagaimana firman Allah dalam surat Ali Imran ayat 97 yang apabila ditarik kesimpulan, menunaikan ibadah haji adalah kewajiban hamba terhadap Allah terutama bagi mereka yang mampu. Dan susungguhnya Allah maha kaya sehingga tidak memerlukan suatu apapun dari alam semesta. Berikut ulasan mengenai keutamaan haji, yaitu:

  1. Menjauhkan diri dari kefakiran dan menghapus dosa
    Hikmah haji salah satunya adalah melenyapkan kefakiran, sabda Rasulullah SAW “Kerjakanlah haji dan umrah dengan berturut-turut karena mengerjakan keduanya akan melenyapkan kefakiran dan dosa sebagaimana api tukang pandai besi yang menghilangkan karat pada besi.” (HR. Ibuna Majah).
  2. Sebagai amal terbaik
    Nabi SAW pernah ditanya apa amal terbaik setelah iman dan jihad, beliau menjawab ibadah itu pastinya adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah. Berikut penjelasannya: “Amalan apa yang paling utama?” “Iman kepada Allah dan Rusul-Nya.” Jawab Nabi. “Lalu apa?”,  “Jihad di jalan Allah.”jawab nabi,“Kemudian apa?” dan beliau menjawab “Haji mabrur.” (HR. Bukhari dan Muslim.)

Mengingat pentingnya dan keutamaan yang dimiliki bacaan talbiyah tidaklah main-main, jadi sebelum pergi untuk menunaikan ibadah haji atau umrah ada baiknya anda menghafal kalimat tersebut dan memahami makna yang terkandung didalamnya.

hayatun tour logo bawah Penyelenggara travel umroh dan wisata halal bersertifikat di BSD Tangerang Selatan Indonesia. Semua program dilaksanakan sesuai sunnah sehingga inshaa Allah perjalanan menjadi penuh hikmah dan bermakna.
error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!