+62 811 114 280 [email protected]

Menjelajah Wilayah Eropa di Andalusia: Menapaki Sejarah Peradaban Islam

Menjelajah Wilayah Eropa di Andalusia

Eropa merupakan salah satu benua yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.

Salah satu yang menjadi destinasi wisatawan untuk melakukan perjalanan berlibur adalah Spanyol.

Hal pertama yang mungkin terbayangkan oleh kita semua tentang Spanyol adalah bangunan-bangunan tua di sana. Salah satu wilayah yang menjadi pusat peradaban di Spanyol adalah wilayah Andalusia.

Andalusia merupakan salah satu wilayah di Negara Spanyol yang terletak di Semenanjung Iberia. Wilayah Andalusia terbagi menjadi delapan provinsi, diantaranya: Almeria, Cadiz, Cordoba, Granada, Huelva, Jaen, Malaga, dan Seville.

Sejarah Andalusia

Nama Andalusia berasal dari bahasa Arab. Kemudian, Andalusia ini menjadi pusat peradaban Islam di Benua Eropa.

Kekuasaan Islam di Iberia diawali dengan adanya Pertempuran Guadelete. Pertempuran antara pasukan Ummayah dan Visigoth yang menguasai Iberia.

Kaum Muslim datang ke wilayah Andalusia pada tahun 711 dipimpin oleh Triq bin Ziyad. Setelah itu, pada tahun 1492 kaum Muslim Moor membangun wilayah Cordoba dengan pusat pemerintahan.

Nama Al Andus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum. Namun, kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu.Kemudian, budaya Andalusia sangat dipengaruhi oleh pemerintahan Muslim di wilayah tersebut selama delapan abad.

Bangunan Peradaban di Andalusia

Andalusia terkenal dengan arsitektur Muslim Moor yang menjadi ciri khas bangunan-bangunan Islam. Arsitektur Muslim Moor dikenal dengan nama Arsitektur Mudejar.

Hingga akhirnya ada beberapa bangunan dan monumen peninggalan Muslim Moor yang menjadi tempat wisata utama untuk dapat dikunjungi.

Alhambra

Alhambra yang berarti merah dalam bahasa Arab ‘al- hamra’ merupakan kompleks istana kerajaan Moor. Bangunan ini terletak di atas bukit Granada, Spanyol. Alhambra ini merupakan bangunan yang sekaligus benteng megah dengan warna merah di seluruh kompleknya.

Baca juga:  Menjelajah Rusia dan Skandinavia

Alhambra pertama kali dibangun pada tahun 889 yang memiliki fungsi sebagai benteng pertahanan kecil. Pertengahan abad ke-11, benteng tersebut diruntuhkan dan dibangun kembali sebagai istana oleh Emir (pemimpin) Granda, Spanyol bagian selatan.

Alhambra terbilang memiliki letak yang strategis di Granada. Alhambra memiliki ketinggian kurang lebih 150 meter. Luas komplek Alhambra sekitar 14 hektar, yang terdiri dari istana kerajaan, benteng pertahanan, dan 13 menara.

Dari ketinggian dan luasnya Alhambra, wisatawan dapat dimanjakan dengan pemandangan yang luas. Alhambra juga disebut sebagai “paradise on earth” (surga di bumi) karena Alhambra memiliki bangunan dengan keindahan arsitekturnya.

Alhambra memiliki beberapa bagian atau kompleks yang dapat dikunjungi. Terdapat kompleks istana dengan memiliki corak-corak di dindingnya. Selain itu juga terdapat menara ikon dari keseluruhan istana terdapat di air mancur atau Patio de los Leones.

Tahun 1984, Alhambra dimasukkan ke dalam daftar UNESCO World Heritage.

Generalife (Palacio de Generalife)

Generalife merupakan kompleks istana dan taman yang dibangun oleh Muslim Conquerers yang menduduki bagian dari semenanjung Iberia dari abad ke-8.

Kompleks istana ini biasanya digunakan oleh keluarga istana saat musim panas tiba.

Bangunan Generalife dibangun oleh Emir Granada pada tahun 1320. Bangunan utamanya sangat sederhana dan dikelilingi oleh Taman Jardim de la Sultana atau Sultana’s Gardens. Serta terdapat Patio de la Acequia atau Water Garden Terrace.

Taman-taman yang dibangun tersebut merupakan contoh utama arsitektur Moor. Sampai saat ini, taman tersebut menjadi salah satu taman Moor yang terbaik dan masih terawat di Spanyol.

Generalife juga masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site pada tahun 1984.

Mezquita de Cordoba (Mosque-Cathedral of Cordoba)

Mezquita de Cordoba atau biasa disebut Great Mosque of Cordoba ini mulanya berupa bangunan gereja yang dibangun oleh kaum Visigoth.

Saat Muslim menguasai Andalusia tahun 711, bangunan ini mengubah menjadi dua bagian. Pada tanggal 15 Desember 1994, Masjid Cordoba ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu tempat peninggalan yang sangat bersejarah dan penting di dunia.

Baca juga:  Rekomendasi 14 Tempat Wisata Di Cordoba, Spanyol

Gedung ini dibagi menjadi dua porsi, dengan satu untuk Muslim dan satu lagi untuk Kristen. Masjid Cordoba memiliki ruangan untuk salat persegi panjang dan dikelilingi oleh lapangan terbuka.

Reales Alcazares de Sevilla (Alcazar of Seville)

Reales Alcazares de Sevilla ini merupakan istana kerajaan yang dibangun oleh para raja Muslim Moor di Seville.

Alcazar merupakan benteng sekaligus istana kerajaan Islam. Bangunan megah dan indah dikukuhkan pada tahun 1931 Masehi.

Bangunan Alcazar memiliki gaya arsitektur yang sangat indah di Spanyol. Pada bangunan ini terdapat satu masjid yang masih tersisa dan masih berdiri di antara 18 masjid lainnya di kota tersebut.

Sama seperti bangunan lainnya, Alcazar juga masuk dalam warisan dunia yang dilestarikan oleh UNESCO sejak tahun 1987. Hingga kini, bangunan tersebut masih digunakan oleh keluarga kerajaan Spanyol untuk mengadakan acara.

Alcazaba de Almeria (Almeria Fortress)

Alcazaba de Almeria atau Almeria Fortress merupakan benteng yang terdapat di kompleks kubu di Almeria, selatan Spanyol. Benteng ini dibangun oleh Khalifah Abd ar-Rahman III pada tahun 995 di Almeria.

Alcazaba tidak hanya memiliki bangunan tembok dan menara, melainkan terdapat alun-alun, rumah, masjid, dan pusat pemerintahan daerah.

Alcazaba dibangun dengan memberi maksud untuk melindungi bandar tersebar di kawasan tersebut pada masanya.

Albayzin

Albayzin atau Albaicin merupakan salah satu wilayah di Granada yang tidak jauh dari Alhambra. Perkampungan Albayzin merupakan perkampungan tertua di Spanyol.

Wilayah Albayzin merupakan wilayah yang unik dengan arsitektur di rumah-rumah penduduk dengan lorong-lorong kecil. Hingga kini, Albayzin masih eksis dengan budaya bangsa Moor. Wilayah Albayzin terdapat Tembok Ziri dibangun abad ke-11 dari Albayzin hingga ke Sacromonte.

Perkapungan ini telah ada pada abad ke-13 dan hingga kini banyak orang keturunan Maroko dan Afrika Utara yang menetap di wilayah tersebut.

Albayzin juga masuk dalam daftar UNESCO World Heritage site pada tahun 1994.

Baca juga:  17 Destinasi Wisata Menakjubkan Di Norwegia

Medina Azahara

Medina Azahara adalah salah satu wilayah Islam yang berkuasa di Eropa pada abad pertengahan.

Namun, saat ini kota Medina Azahara hanya tinggal puing-puing reruntuhan kompleks kota kerajaan. Medina Azahara memiliki luas sekitar 112 hektar dengan terdapat istana kerajaan, benteng pertahanan, masjid, hall, kantor administrasi dan pemerintahan, taman, dsb.

Perang terjadi pada tahun 1010 yang menyebabkan kompleks Medina Azahara dibuang dan tidak lagi digunakan. Puing-puing tersebut kembali ditemukan pada tahun 1910 dan dipulihkan kembali.

Torre del Oro

Torre del Oro merupakan menara bersejarah yang terletak di sisi Guadalquivir di Kota Sevilla, selatan Spanyol. Torre del Oro yang berarti “Tower of Gold” atau menara emas ini menjadi salah satu ciri khas kota Sevilla.

Bangunan Torre del Oro dibangun oleh Dinasti Almohad pada abad ke-13 untuk menjaga wilayah Sevilla dan untuk mengontrol akses masuk di Sungai Guadalquivir.

Menara ini dibangun dengan bentuk Medieval yang unik dan memiliki sejarah yang kental. Sebagian orang mengatakan bahwa menara ini dulunya menjadi gudang penyimpanan logam mulia. Sebagian orang beranggapan bahwa ubin menara akan memantulkan warna emas jika terkena sinar matahari.

Giralda (La Giralda)

La Giralda adalah menara lonceng Katedral Sevilla yang terletak di Sevilla, Spanyol. Menara tersebut dibangun sebagai Masjid Agung Sevilla di al-Andalus. Menara La Giralda dibangun pada masa pemerintahan dinasti Almohad.

Giralda juga masuk dalam daftar Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1987. kaum Kristen Spanyol menambah bagian puncak menara dengan arsitektur Renaissance. Menara Giralda memiliki tinggi 104,1 meter dan menjadi salah satu simbol kota yang paling penting.

Torre de la Calahorra (Calahorra Tower)

Torre de la Calahorra merupakan menara berupa pintu gerbang pada Abad Pertengahan yang dibangun di akhir abad ke-12.

Sampai saat ini peradaban Muslim di Andalusia menjadi sasaran perjalanan bagi para wisatawan yang ingin berlibur.

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!