+62 811 114 280 [email protected]

Perkembangan Sejarah Islam di Rusia Menarik Untuk Dipelajari

moscow

Mempelajari sejarah islam di Rusia bisa menjadi pengetahuan penting untuk meningkatkan pengetahuan Anda. Islam merupakan salah satu agama besar dan dianut oleh banyak orang di berbagai Negara, termasuk Rusia. Rusia merupakan negeri yang berada di tanah Siberia yang dikenal sebagai wilayah yang mempertemukan dua senja.

Negara ini tidak mengenal siang dan juga tidak dilewati malam. Cahaya matahari memang tidak bisa menembus negeri yang berada di daratan dingin ini. Bahkan, suh paling dingin pada musim panas mencapai minus 5 derajat Celcius. Tetapi, cahaya islam rupanya dapat menembus Negara yang memiliki sebutan beruang merah ini.

Sejarah Masuknya Agama Islam di Rusia

Bagaimanakah sejarah islam di Rusia ? Ternyata, agama islam masuk dalam 3 periode. Periode pertama pada masa Umar Bin Khattab, masa Daulah Umayyah, dan Daulah Abasiyah.

Pada masa Umar Bin Khattab

Di masa ini, islam masuk melalui perantara sahabat Hudzaifah bin Al Yaman. Ia diberikan tugas untuk melakukan dakwah di Armenia dan Azerbaijan. Bahkan, ia terus berjuang menyebarkan islam hingga wilayah Dailam, Afganistan, dan Tibristan.

Penyebaran agama islam terus terjadi dan terus meluas. Akhirnya, terjadilah kontak dengan orang Kaspia. Salah seorang dai pada wilayah tersebut yaitu Ra’I bin Maslamah RA membangun masjid pada tahun 115 H di tanah tersebut.

Pada masa Daulah Umayyah

Perkembangan sejarah islam di Rusia pada masa Daulah Umayyah terjadi pada waktu pemerintahan Amirul Mukminin Muawiyah bin Abi Sufyan RA. Ia merupakan sahabat dari al-Hakam bin Amr al-Ghifari RA. Beliau melintasi Sungai Jaihun dan menguasai Uzbekistan pada tahun 50 H.

Baca juga:  17 Destinasi Wisata Menakjubkan Di Norwegia

Kemudian, selanjutnya Sain bin Utsman tiba di Samarkan. Musa bin Abdullah bin Khozim pun menaklukan negeri Imam Tirmidzi. Hingga pada akhirnya, Qutaibah bin Muslim dapat menembus negeri Timur sampai ke China, Tajikistan, Turkistan, Kyrgistan, dan Turkmenistan.

Pada masa Daulah Abasiyah

Pada masa tersebut, sejarah islam di Rusia terjadi melalui Ahman bin Fadhlan yang merupakan utusan dari Daulah Abasiyah. Akhirnya, islam bisa masuk ke wilayah China hingga Laut Kaspia. Pada masa itu, anak pribumi di wilayah Asia Tengah masih menyembah patuh. Dan di situlah kisah Ahmad bin Fadhlan dimulai.

Ketika itu, islam pun mulai tersebut di wilayah Balkan dan Asia Timur. Orang Balkan pun mengirim utusan kepada Daulah Abasiyah untuk mengajukan permintaan pengiriman Dai. Hal ini dikarenakan keterbatasan ilmu penduduk mengenai syariat islam.

Ahmad bin Fadhlan pun dikirim dan ia mendakwahkan islam di wilayah tersebut. Akhirnya, ia mendatangi wilayah Balkan dan mengenalkan islam. Beliau tidak lupa mencatat perjalanannya selama di negeri-negeri Rusia. Itulah yang menjadi rujukan para sejarahwan untuk mempelajari masa-masa islam di Rusia.

Masyarakat Rusia beralih Menganut Nasrani

Perkembangan sejarah islam di Rusia tidak cukup berjalan lama karena penduduk Rusia ternyata lebih memilih untuk memeluk agama Nasrani. Pada kala itu, pemimpin Rusia bernama Vladimir menolak islam karena agama ini mengharamkan Khamr. Hal ini disebabkan Khamr menjadi sebuah bagian dari kehidupan orang Rusia.

Ia berpendapat bahwa Rusia telah terbiasa dengan Khamr. Bahkan, Nasrani pun memperbolehkan Khamr. Ini lebih realistis bagi Vladimir dibandingkan dengan islam. Akhirnya, banyak orang-orang Rusia yang mengikuti Vladimir untuk menganut Nasrani. Padahal, Khamr merupakan salah satu minuman yang banyak mudharatnya dibandingkan manfaatnya.

Baca juga:  Meresap Kehangatan Budapest, Eropa Timur

Rusia Jatuh ke Tangan Tatar Mongol

Kemudian, sejarah islam di Rusia berlanjut ketika Negara ini jatuh ke tangan Tatar Mongol. Di dalam sejarah islam, Mongol merupakan salah satu bangsa dengan rekam jejak buruk. Ketika Barkah bin Jochi bin Jenghis kan berkuasa, ia memang memeluk dan mendakwahkan islam. Padahal, Jenghis Khan yang merupakan kakeknya sangat memusuhi islam.

Barkah Khan memiliki jasa besar dan telah berhasil mengalahkan sepupunya. Hulagu Khan adalah sepupuh Barkah Khan yang menghancurkan Daulah Abasiyah dan membunuh Khalifah terakhirnya.

Pada waktu itu, kekuasaan Mongol di bawah Barkah Kan berkembang mencapai wilayah Jerman dan Rusia. Ini menjadi sebuah angin segar bagi perkembangan islam di Rusia. Namun pada tahun 885 H, Moscow dibawah kekuasaan Ivan III melepaskan diri dari kekuasaan islam dan membantai umat islam setelah bergabung dengan pasukan perang Salib.

Pembantaian Umat Islam Oleh Komunis

Perkembangan sejarah islam di Rusia pun berlanjut ketika islam mengalami masalah serius pada saat kekuasaan Tsar Romanov. Beberapa umat islam diusir dan tewas oleh kebengisan Romanov. Hal ini terus berlanjut hingga Vladimir berkuasa.

Tahun 1917 ketika revolusi Komunis terjadi, Vladimir Lenin pun mengkhianati umat islam. Ia menjanjikan perubahan bagi muslim Rusia jika ia terpilih. Nyatanya, hanya terjadi penindasan, penyiksaan, dan kezaliman pada masa-masa Vladimir.

Jika disimpulkan, terdapat 4 periode islam dalam sejarahnya di Rusia.

  1. Usaha islam dalam melakukan revolusi pemerintah.
  2. Masa-masa pembantaian umat islam pada tahun 1925 hingga 1945
  3. Perang Dunia II membawa era baru ketika Stalin mengirim 17 muslim Rusia menunaikan ibadah haji di Mekah
  4. Penyiksaan umat islam pada tahun 1950 hingga hancurnya Uni Soviet. Ketika umat islam mendapatkan haknya lagi, barulah Negara tersebut berganti menjadi Rusia. Umat islam pun bisa mendapatkan hak mengenai keagamaan dan kewarganegaraan.
Baca juga:  Masjid Ahmad Kadyrov, Pesona dari Jantung Kota CHECHNYA (destinasi Anti Mainstream)

Hingga sekarang ini, umat islam di Rusia memiliki komunitas yang cukup besar. Terdapat setidaknya 20 juta jiwa memeluk agama islam. Terdapat 7 buah masjid di Moscow. Masjid terbesarnya adalah milik suku Tatar dan dibangun sejak tahun 1801. Agama islam menjadi agama terbesar di Rusia setelah agama Kristen. Keadaan islam di Rusia pun membaik pada masa pemerintahan Presiden Vladimir Putin. Umat islam memiliki peranan penting bagi perbaikan masyarakat Rusia. Islam diperbolehkan membangun sekolah berbasis agama, Universitas islam, dan boleh menggunakan bahasa Arab. Akhirnya, sejarah islam di Rusia berbuah manis hingga sekarang ini.

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!