+62 811 114 280 [email protected]

Menyelami Istana Bawah Tanah, Basilica Cistern Di Turki

Basilica Cistern

Memiliki wilayah kesatuan diantara Benua Eropa dan Asia menjadikan Turki terkenal akan kebudayaan, alam serta industry tambangnya. Oleh karena itu sangat disayangkan apabila berkunjung ke Turki, tapi melewatkan destinasi wisata yang unik dan menarik. Selain keunikan kuliner layaknya kebab, Turki juga memiliki destinasi wisata unik lainnya yang wajib disambangi. Salah satunya adalah Basilica Cistern atau orang Turki menyebutnya dengan Yerebatan Sarnici. Bangunan yang berada dibawah tanah ini memiliki desain arsitektur bernilai tinggi.

Sejarah Basilica Cistern

Awal mula berdirinya Yerebatan Sarnici yang berarti waduk bawah tanah ini adalah munculnya wabah penyakit karena air beracun. Bangunan yang mulanya didirikan sebagai tempat pertemuan dan pusat kesenian ini dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Kontantin. Kemudian diperluas seluas dua lapangan bola oleh Kaisar Romawi pada periode Bizantium, yaitu kaisar Justianus

Pada tahun 532 masehi, terjadi peperangan besar yang membuat pasokan air bersih Turki menjadi berkurang. Hal ini terjadi lantaran aliran air di sejumlah titik diracuni dan mengakibatkan wabah penyakit berkepanjangan.

Dari sinilah Justianus mengubah fungsi Basilica Cistern dari bangunan tempat pertemuan menjadi waduk besar bawah tanah. Waduk tersebut berfungsi sebagai penampung persediaan air bersih dalam jumlah besar yakni 100.000 ton air bersih.

Pada abad 19, dibawah pemerintahan Kaisar Ottoman yang menguasai Turki, Istana tenggelam ini mengalami perombakan dan perbaikan. Kaisar Ottoman tetap mensuplai air bersih ke Istana Topkapi.

Seiring berjalannya waktu, waduk tersebut tidak terjamah oleh manusia. Kemudian pada tahun 1545, sejarawan Petrus Gyllius menemukan kembali Yerebatan Sarnici tersebut. Waduk ini ditemukan ketika lokasi dari waduk tersebut, yakni Istanbul masih menjadi bagian dari Konstantinopel.

Baca juga:  6 Tempat Wisata Paling Hits di Turki Saat Ini

Ratusan tahun tidak terjamah manusia, membuat Basilica Cistern dipenuhi dengan sampah, mayat, dan juga lumpur. Kemudian pemerintah setempat melakukan pembersihan pada tahun 1980an, dan kini bisa menjadi tempat layak singgah.

Keunikan

Banyak wisatawan yang berkunjung ke istana bawah tanah ini karena menyuguhkan keunikan yang khas. Genangan air dalam waduk dan berada di bawah tanah menjadi daya pikat wisatawan. Struktur bawah tanah waduk ini didesain khusus dengan menggunakan arsitektur khas turki dan menjadi peninggalan yang bernilai tinggi. Meski terlihat sederhana dari luar, namun wisatawan akan dibuat tercengang saat memasuki kawasan bawah tanah istana.

Adapun daya tarik yang menjadi keunikan dari Basilica Cistern , adalah sebagai berikut:

  • 336 pilar marmer

Struktur bangunan waduk ini disangga oleh 336 pilar marmer dan menjadi salah satu daya pikat wisatawan. Pilar atau beton yang berjumlah 336 tersebut merupakan budaya khas Romawi.

Bangunan berdiri dengan tegak nan kokoh ini memiliki jeda antara tiang satu dengan yang lain berjarak 4 meter. Desain pilar yang rapi dan berjejer dengan lengkungan di atasnya, membuat lorong tempat ini begitu unik.

  • Genangan ikan karper

Lantai dari tempat penyimpanan air berukuran raksasa untuk istana raja Byzantium ini senantiasa tergenang air. Genangan air yang dihuni oleh ikan karper membuat suasana Basilica Cistern semakin asyik, karena wisatawan pun bisa bermain dengan ikan karper.

  • Bangunan luas

Sebagai penampungan air, membuat waduk bawah tanah dibangun secara luas. Bangunan bawah tanah ini memiliki ukuran setinggi 70 meter dengan lebar seluas 140 meter. Bangunan luas ini mampu menyimpan air hingga 80.000 meter kubik, dengan ketinggian air 8 meter. Sementara itu untuk wilayah yang terendam air sebesar 10.000 meter.

  • Ukiran Medusa
Baca juga:  Ini Dia Rekomendasi Tempat Wisata Islandia Yang Harus Anda Datangi

Memiliki 336 pilar dengan jarak setiap pilar 4 meter ini juga memiliki keunikan pada penyangganya yakni berupa ukiran Medusa. Gambar Medusa terbaik dan medusa menyamping ini muncul setiap dua tiang.

Medusa merupakan wanita berkepala ular karena dikutuk oleh Dewi Athena. Kutukan tersebut terjadi lantaran Medusa menyukai anak dari Dewa Zeus, yakni Perseus. Kepala Medusa dipenggal karena, setiap orang yang menatapnya berubah menjadi batu.

Menjadi waduk yang berada dibawah air tentu menjadi keunikan tersendiri. Saat memasuki kawasan wisata Basilica Cistern, wisatawan harus menuruni 52 anak tangga. Jadi pastikan tubuh fit, karena untuk dapat menjelajahi waduh mempesona  ini harus menempuhnya dengan berjalan kaki.

Spot Menarik

Mengunjungi suatu destinasi wisata menarik nan unik, tapi tidak mengabadikannya layaknya tong kosong berbunyi nyaring. Atau banyak ngomong tapi enggak ada bukti, sangat disayangkan bukan. Untuk itu sempatkanlah mengabadikan moment petualangan menyusur waduk bawah tanah ini dengan jepretan kamera.

Banyak spot menarik yang akan mempercantik galeri petualanganmu menyusuri Basilica Cistern, seperti :

  • The Sunken Palace

Tiang atau pilar yang berjumlah 336 buah ini menjulang setinggi 9 meter dengan hiasan lengkungan diatas membuat kesan bak istana. Selain itu tatanan tiang yang berjumlah 12 baris yang terdiri dari 28 pilar ini membuat aksen rapi dan megah.

Ditambah lagi pilar-pilar marmer mengkilat tersebut muncul dari permukaan air. Kesan megah bak istana inilah yang membuat tempat ini disebut The Sunken Palace. The Sunken Palace  menjadi spot menarik untuk membuktikan bahwa wisatawan pernah singgah di sini.

  • Crying Pilars

Bangunan bawah tanah dengan banyaknya air yang ditampung, membuat pilar-pilar penyangganya terus dibasahi air. Aliran air yang terus membasahi pilar motif sulur kehijauan ini membuat kesan seperti  pilar menangis. Dari situlah nama crying pillars pada Basilica Cistern tercetuskan. Konon katanya, pilar ini dibangun untuk mengenang pekerja yang tewas ketika pembuatan waduk ini.

Baca juga:  Menilik Budaya Korea yang Khas, Unik dan Menarik

Selain itu waduk mempesona nan luas menjadi semakin menarik saat dijadikan sebagai latar film inferno yang diperankan oleh Tom Hanks. Tom Hanks berperan sebagai Robert Langdon sedang mencari virus mematikan yang berada di salah satu pilar.

Film yang diangkat dari novel Thriller karya Dan Brown(2013) dan ditayangkan pada 2016 menampilkan keindahan dari istana tenggelam ini. Selain itu film serial James Bond dalam episode From Rusia With Love ini juga menjadikan pilar-pilar epic ini sebagai background adegan filmnya.

Harga Tiket Masuk

Bangunan karya bangsa Romawi yang epic ini bisa wisatawan nikmati hanya dengan  20Tl/org atau setara dengan 75ribu rupiah. Bangunan Basilica Cistern ini terletak 150 meter barat daya Haghia Sophia di semenanjung bersejarah Sarayburnu. Atau tepatnya di Alemdar, Yerebatan Cd. 1/3, Kota Istanbul, Turki. Untuk bisa menikmati keunikan pilar-pilar dengan medusa, pengunjung bisa datang pada pukul 09.00-17.30.

Baca: Umroh Plus Turki, Rangkaian Perjalanan Wisata Rohani dalam Satu Paket

Salah satu mitos menarik yang dipercaya orang Turki adalah, saat wisatawan menjelajahi kawasan ini dan terkena tetesan air, maka dia akan kembali lagi ke Turki. Lokasinya yang strategis membuat istana bawah tanah ini mudah dijangkau siapa saja.

Kesan megah nan mewah pada bangunan kokoh ini didesain dengan gaya arsitektur Yunani Kuno, arsitektur Romawi Timur. Destinasi wisata ini menarik bukan untuk dikunjungi bersama sahabat. Jadi sudah siapkah Anda menyelami keindahan Istana Bawah Tanah, Basilica Cistern di Turki? Dan jangan lupa untuk mengabadikan moment setiap sudut pilar-pilar epic nan mempesona dengan jepretan kamera.

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!