+62 811 114 280 [email protected]

Mengenal Apa Itu Haji Qiran dan Tata Cara Pelaksanaannya

haji qiran

Haji Qiran adalah salah satu jenis haji yang perlu kita pahami, khususnya untuk umat Islam yang berniat untuk menunaikan ibadah haji. Sebagaimana yang kita tahu, bahwa berdasarkan pelaksanaannya, haji dibagi menjadi tiga, yaitu Haji Tamattu, Haji Qiran, dan Haji Ifrad. Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara lebih rinci mengenai Haji Qiran. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Haji Qiran Adalah

Pengertian dari Haji Qiran adalah melaksanakan ibadah haji dan juga umroh dalam satu niat dan satu kali proses pelaksanaan sekaligus. Akan tetapi, jamaah yang memilih untuk melaksanakan Haji Qiran harus membayar dam nusuk yang artinya satu ekor kambing.

Untuk pelaksanaan Haji Qiran ini diizinkan khusus untuk jamaah dengan kondisi tertentu, antara lain:

1. Karena satu dan lain hal, jamaah tertentu tidak bisa melaksanakan umroh, baik sebelum pelaksanaan ibadah haji ataupun setelah pelaksanaan haji.

2. Jamaah haji yang masa tinggalnya di Mekkah cukup terbatas.

Tata Cara Pelaksanaan Haji Qiran

Berikut ini adalah beberapa tata cara yang harus dilakukan saat pelaksanaan Haji Qiran, antara lain:

1. Langkah yang pertama adalah niat Ihram Haji dan juga Umroh

– Sebelum berniat, para jamaah disunahkan untuk bersuci terlebih dahulu dengan cara mandi dan wudhu.

– Kemudian setelah itu menggunakan pakaian Ihram.

– Setelah tiba di tempat untuk mengambil Miqat, jamaah harus memastikan kembali apakah wudhunya belum batal atau tidak. Jika wudhunya sudah batal, maka jamaah harus melakukan wudhu lagi.

– Selanjutnya melaksanakan shalat sunnah Ihram sebanyak dua rakaat.

Lalu berniat Ihram Haji dan Umroh

Jamaah haji dan umroh yang ada di tempat Miqat seperti Masjid Bir “Aly untuk jamaah yang dari Madinah, di dalam pesawat saat melintas di atas Yalamlam ataupun Bandara Jeddah. Berikut ini adalah niat untuk Ihram Haji Qiran adalah:

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Rumah Nabi Muhammad SAW

“Labbaika Allahumma Hajjan Wa “Umratan”
(Artinya: Aku sambut panggilanmu Ya Allah untuk berhaji dan berumrah)
“Nawaitul Hajja Wal Umrata Wa Ahramtu Bihi Maa Lillahi Ta’ala”
(Artinya: Aku niat haji dan umrah dengan berihram karena Allah Ta’ala)

Kemudian setelah itu, para jamaah akan melanjutkan perjalanan menuju ke Kota Suci Mekkah untuk melakukan prosesi Ibadah Haji. Selama dalam perjalanan, jamaah disunnahkan untuk terus bertalbiyah atau berdzikir dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Para jamaah juga harus memastikan untuk tidak melakukan berbagai hal yang bisa melanggar larangan Ihram.

2. Aktivitas di Mekkah

– Setelah para jamaah tiba di Mekkah, maka mereka disunnahkan untuk mengerjakan thawaf qudum. Thawaf qudum tersebut bukan termasuk thawaf umroh ataupun thawaf haji.

– Ketika melaksanakan thawaf qudum, jamaah bisa melaksanakan sa’i ataupun tidak. Jika melaksanakan sa’i, maka sa’i tersebut termasuk ke dalam sa’i haji. Jadi, pada saat thawaf ifadah, jamaah tidak perlu lagi melaksanakan sa’i.

– Melaksanakan ibadah, dzikir, dan juga doa Haji Qiran dari sejak wukuf hingga selesai pelaksanaan Haji Tamattu’.

– Saat jamaah melakukan thawaf ifadah, mereka harus melaksanakan sa’i jika pada saat thawaf qudum mereka belum melaksanakan sa’i. Akan tetapi, jika pada saat melaksanakan thawaf qudum sudah melaksanakan sa’i, maka pada saat thawaf ifadah tidak perlu lagi melaksanakan sa’i.

3. Meninggalkan Kota Mekkah 

– Sebelum meninggalkan Kota Mekkah, jamaah diwajibkan untuk melaksanakan thawaf wada.

– Setelah para jamaah melaksanakan thawaf wada, itu artinya jamaah sudah melakukan semua prosesi ibadah haji secara sempurna.

– Kemudian langkah selanjutnya adalah mendengarkan arahan dari tour leader untuk proses kepulangan menuju kampung halaman

Baca juga:  Maqam Ibrahim Bukanlah Kuburan Tetapi Tempat Pertama Ka’bah Dibuat

Syarat Haji Qiran

Syarat Haji Qiran hampir sama dengan syarat haji lainnya. Berikut ini adalah beberapa syarat Haji Qiran yang perlu dipahami, antara lain:

1. Beragama Islam

Syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan Haji Qiran adalah beragama Islam. Hal tersebut sangat mudah dimengerti karena haji adalah salah satu rukun Islam.

2. Baligh, Memiliki Akal Sehat, dan Merdeka

Syarat yang kedua dari Haji Qiran adalah sudah baligh, yang artinya bisa membedakan mana yang benar dan mana yang tidak. Kemudian orang yang mempunyai akal sehat. Sebab orang seperti itu akan lebih mudah untuk mengikuti ketentuan dan panduan dalam melaksanakan ibadah haji.

3. Mampu

Syarat selanjutnya adalah mempunyai kemampuan baik secara hati, mental, pengetahuan, keamanan, dan juga materi. Asal dari materi pun harus dari harta yang halal. Jangan sampai harta yang dipakai untuk melakukan ibadah haji bersumber dari harta yang batil.

Demikian penjelasan mengenai apa itu Haji Qiran dan bagaimana cara pelaksanaannya. Untuk Anda yang ingin melaksanakan ibadah haji, Haji Qiran adalah salah satu jenis haji yang wajib dipahami.

hayatun tour logo bawah Penyelenggara travel umroh dan wisata halal bersertifikat di BSD Tangerang Selatan Indonesia. Semua program dilaksanakan sesuai sunnah sehingga inshaa Allah perjalanan menjadi penuh hikmah dan bermakna.
error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!