+62 811 114 280 [email protected]

Makanan Khas Maroko yang Super Lezat dan Sayang untuk Dilewatkan

makanan maroko

Menjadi salah satu tujuan wisata religi, Maroko menyimpan banyak keindahan untuk dijelajahi. Tidak hanya itu, negara yang terletak di benua Afrika ini juga memiliki beragam makanan khas yang menggugah selera.

Tak sedikit makanan khas Maroko yang merambah benua Eropa dan dunia karena kelezatannya. Karena itu, akan sangat disayangkan jika kunjungan Anda kali ini melewatkan makanan-makanan yang super enak ini.

11 Makanan Khas Maroko yang Wajib Dicoba

Salah satu keunikan makanan khas Maroko adalah dari segi pemberian bumbu. Penduduk Maroko terkenal murah hati dalam membumbui masakan mereka. Beragam rempah-rempah kaya rasa menjadi pembangkit selera bagi penyantapnya.

Berikut ini adalah 11 makanan khas Maroko yang sayang sekali untuk dilewatkan. Diantaranya adalah :

Tagine

Melihat penampakannya saja, pasti makanan ini akan membuat air liur Anda menetes. Bagaimana tidak, rebusan daging dan sayur mayur bercampur rempah-rempah membuat warna dan aroma masakan ini begitu menggugah.

Keunikan dari Tagine adalah cara membuatnya. Berbeda dengan masakan lain yang direbus dalam panci biasa, Tagine dimasak menggunakan pot tanah liat berbentuk kerucut. Tagine sendiri asalnya adalah nama pot tanah liat tersebut. Nama makanan ini diambil dari nama pot Tagine.

Harira

Salah satu sajian masakan di bulan Ramadhan yang paling digemari masyarakat Maroko adalah Harira. Meski demikian, Anda tetap bisa menemukan masakan ini dalam kehidupan sehari-hari.

Harira adalah sup tradisional Maroko yang kaya akan rempah-rempah. Ketumbar, bawang, seledri, peterseli, merica, kayu manis dan jahe memperkaya rasa dan aroma Harira.

Bahan pokok dari Harira adalah kacang lentil dan tomat. Sudah kebayang bukan, bagaimana segar dan uniknya rasa sup Harira ini? Pastikan untuk tidak terlewat mencobanya ya.

Baca juga:  10 Hari Rihlah Peradaban di Maroko dan Spanyol

B’ssara

B’ssara adalah sejenis sup yang terbuat dari bahan dasar kacang fava. Kacang ini memiliki bentuk yang mirip dengan kacang polong dan biasanya populer dalam masakan India. Sup B’ssara umumnya disajikan pada menu sarapan.

Dengan bumbu bawang putih, minyak zaitun, jinten, sup sehat yang satu ini tidak hanya lezat namun juga penuh gizi. B’ssara mengandung nutrisi dan zat gizi yang akan mencukupi kebutuhan harian Anda.

Brochette

Tak berbeda dengan Sate di Indonesia, Brochette juga sejenis makanan dari daging yang ditusuk kemudian dibakar diatas arang. Sebelum dibakar, daging-daging tadi dilumuri dengan berbagai macam rempah dan bumbu untuk meningkatkan rasanya.

Brochette disajikan dengan roti Khobz, saus Harissa, jinten, bawang merah dan garam. Rasanya sangat khas sekaligus lezat. Anda pasti tidak akan melupakan rasa khas masakan Maroko yang satu ini.

Zaalouk

Zaalouk pada dasarnya adalah salad sayuran yang terdiri dari sayur terong yang diasapi. Dengan penambahan bumbu bawang putih, paprika, jinten dan bubuk cabai, makanan ini biasanya disajikan dengan roti kering.

Khobz

Masyarakat Maroko merupakan salah satu masyarakat di dunia yang menggemari roti. Ada berbagai jenis roti yang bisa Anda temui di Maroko. Salah satunya adalah Khobz. Istilah Khobz berasal dari bahasa Arab yang berarti roti.

Khobz adalah roti yang dipanggang di dalam oven dengan bahan bakar kayu. Roti ini umumnya berbentuk bundar dan terbuat dari campuran tepung gandum. Roti ini memiliki tekstur yang agak padat dan mengenyangkan. Seringkali, dihidangkan dengan madu atau keju kambing.

Couscous

Couscous bisa disebut sebagai salah satu makanan pokok masyarakat Maroko. Makanan ini terbuat dari gandum yang digiling setengah halus. Masyarakat Maroko mengonsumsi Couscous sebagai pengganti nasi.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata di Cordoba yang Menawan dan Sayang untuk Dilewatkan

Couscous umumnya disajikan dengan tumisan daging atau sayur rebus. Rasanya enak dan juga sehat. Makanan ini sering disajikan pada perayaan hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha atau pada hari Jumat.

Kepala Kambing Kukus

Makanan khas Maroko yang harus Anda jajal selanjutnya adalah Kepala Kambing Kukus. Daging memang menjadi salah satu bahan yang pasti ada di semua masakan Maroko. Konsumsi masyarakat Maroko akan bahan yang satu ini bisa dikatakan cukup tinggi.

Kepala kambing kukus dibuat dari daging kambing yang dikukus selama kurang lebih 5 jam. Daging ini kemudian dibumbui dengan garam, jinten dan cabai untuk menambah aroma dan rasanya.

Sup Bekicot

Tidak hanya di Indonesia, bekicot juga cukup populer di Maroko. Hewan ini dimasak dan dijadikan sup bekicot yang sangat lezat. Sup bekicot dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menyembuhkan demam dan mengobati masalah pencernaan.

Makouda

Jika di Indonesia Anda kenal dengan perkedel kentang, maka di Maroko lebih dikenal dengan nama Makouda. Dengan bahan dasar kentang, Makouda dibentuk bulatan seperti bola dan digoreng.

Makouda dimakan dengan saus pedas yang disebut saus Harissa. Makanan ini dianggap sebagai makanan ringan untuk dinikmati di pagi atau sore hari yang tenang. Makouda dan saus Harissa adalah perpaduan makanan cemilan yang tepat.

Mint Tea

Siapa bilang Maroko tidak memiliki minuman khas? Meskipun Mint Tea bisa didapatkan di semua negara, namun minuman Mint Tea di Maroko sangat berbeda. Rasanya khas, unik, menyegarkan karena perpaduan bubuk teh dan spearmint di dalamnya.

Itulah 11 makanan khas Maroko yang wajib Anda coba ketika berkunjung ke tempat ini. Pastinya, kunjungan wisata Anda tidak akan lengkap tanpa mencoba semua makanan khas ini.

Baca juga:  Wisata Halal Spanyol Maroko Portugal, Menelusuri Jejak Kejayaan Islam

sumber :

tourmaroko.wordpress.com/2018/04/11/11-makanan-khas-maroko-yang-wajib-kalian-cicipin-sebelum-pulang-ke-indonesia/

https://plesirankotatua.blogspot.com/2019/01/makanan-khas-maroko-wajib-anda-santap.htmlhttps://www.cheria-travel.com/2018/07/kuliner-khas-maroko-yang-wajib-di-cicipi.html

error: Content is protected !!
× WA 0811114280 Sekarang!